KPU Gresik dan KWG saat menggelar sosialisasi partisipasi pendidikan pemilih. Foto: Ist
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Komunitas Wartawan Gresik (KWG) diajak berkolaborasi dengan KPU setempat untuk menggelar sosialisasi partisipasi pendidikan pemilih. Komisioner KPU Gresik Bidang Sosdiklih, Parmas, dan SDM, Makmun, mengatakan bahwa agenda ini penting dilakukan.
Berdasarkan evaluasi KPU RI, lanjut Makmun, walau tingkat partispasi Pemilu tahun 2019 di Kabupaten Gresik tinggi (80,8 persen), namun terdapat 4 kecamatan yang pastisipasi pemilihnya terbilang rendah. Yakni, Kecamatan Gresik (65,7 persen), Panceng (71,7 persen), Sangkapura (71,1 persen), dan Tambak (69,9 persen). Kedua kecamatan terakhir berada di Pulau Bawean.
BACA JUGA:
- Bahagiakan Anak Yatim, KWG dan KPUG Ajak 200 Anak Belanja Baju Lebaran di Pasar Gresik
- Susunan Pengurus DPD Golkar Gresik Turun, Berikut Formasi untuk Sekretaris dan Bendahara
- Audiensi Dugaan Korupsi KPU Gresik dengan Kejaksaan, Genpatra Siap Beri Data Tambahan
- Pindah ke Kejati Kalsel, Nana Riana Wariskan Perkara Korupsi Pilkada Gresik
"Ke-4 kecamatan ini menjadi pekerjaan rumah (PR) KPU Gresik untuk meningkatkan partisipasi pemilih," ujarnya di Sekretariat KPU Gresik, Jumat (3/12).
Ia juga menyebutkan sejumlah desa atau kelurahan di Kecamatan Gresik yang partisipasi pemilihnya masih rendah, seperti Desa Gapura Sukolilo, Kelurahan Sidokumpul, dan Pakelingan.
"Ini wilayah perkotaan. Mengapa terbilang rendah partisipasi pemilihnya? Jelas beda dengan kondisi di Panceng atau Pulau Bawean karena pemilihnya yang merantau ke luar negeri. Makanya, KPU gencarkan sosialisasi, termasuk dengan menggandeng KWG," paparnya
"Ini termasuk forum strategis, karena membangun kemitraan dengan pilar demokrasi ke empat untuk membantu penyebar luasan informasi dalam memberikan pendidikan pemilih," tuturnya menambahkan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




