Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam acara sosialisasi Perpres Nomor 86 Tahun 2021 tentang Rencana Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di Hotel Double Tree, Jalan Tunjungan, Kota Surabaya, Jumat, (19/11). Foto: Humas Pemprov Jatim
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Kementerian Kepemudaan dan Olahraga (Menpora) RI membantu mengintensifkan pendampingan dan penguatan bagi para pemain dan pelatih di masing-masing cabang olahraga (cabor) potensial Jatim dalam persiapan Olimpiade 2024 di Paris, Prancis.
"Jadi, Jatim sedang melakukan identifikasi. Kita ingin melakukan penguatan tidak hanya bagi atlet, melainkan juga pelatih sehingga nantinya mampu melahirkan atlet-atlet handal dan tidak terkalahkan di forum olah raga bergengsi di tingkat internasional yaitu olimpiade," ujar Gubernur Khofifah dalam acara sosialisasi Perpres Nomor 86 Tahun 2021 tentang Rencana Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di Hotel Double Tree, Jalan Tunjungan, Kota Surabaya, Jumat (19/11).
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Selain penguatan bagi atlet dan pelatih di masing-masing cabor, Gubernur Khofifah juga menyampaikan persiapan tempat pembibitan cabor olimpiade bagi para atlet dan pelatih. Disebutkan, terdapat lahan yang sudah disiapkan dan diharapkan dapat dibangun lapangan olah raga yang memiliki standar internasional.
"Misalnya cabor panahan yang potensi Jatim memang luar biasa," ujarnya.
Mantan Menteri Sosial RI itu menambahkan, bahwa setiap cabor harus mendapat ruang untuk berkompetisi secara terukur sehingga indikator prestasi tetap termonitor.
"Monitor ini bisa menjadi peta atau data bagi Kemenpora untuk melihat kualifikasi atlet Indonesia, termasuk atlet Asia Tenggara hingga atlet internasional lainnya," tandasnya.
Terkait program Desain Besar Olahraga Nasional, Gubernur Khofifah sangat mendukung program yang diinisiasi Kemenpora RI. Sebab, ada pedoman ke mana arah Olahraga Indonesia sehingga pembangunan olahraga berjalan secara sistematis, akuntabel dan berkelanjutan.
"Saya ucapkan terima kasih kepada Kemenpora yang menaruh perhatian dan kehormatan bagi cabang olahraga di Jatim," tegasnya.
Hal senada disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali. Tujuan kegiatan sosialisasi Perpres Nomor 86 tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) sebagai panduan untuk pembinaan olahraga.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




