Bupati Jember Hendy Siswanto usai memimpin apel didampingi Wakil Bupati (Wabup) Gus Firjaun.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar apel pasukan gabungan yang terdiri dari personel Kodim 0824, Polres Jember, Dishub, Satpol PP, BPBD, Damkar, Tagana, dan PMI di depan Kantor Pemkab Jember, Senin (25/10).
Apel itu digelar sebagai reaksi cepat untuk menghadapi potensi bencana yang diakibatkan aktivitas hidrometeorologi, seperti bencana banjir, tanah longsor, angin kencang, gempa bumi, kekeringan, dan erupsi gunung merapi.
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
“Kegiatan apel ini karena suatu upaya bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah daerah terhadap potensi ancaman bencana,” kata Bupati Jember Hendy Siswanto usai memimpin apel didampingi Wakil Bupati (Wabup) Gus Firjaun.
“Sebab secara geografis, Kabupaten Jember berada di kawasan yang rawan bencana. Salah satu cara antisipasinya adalah meningkatkan kewaspadaan di berbagai elemen masyarakat,” ujarnya.
Bupati Hendy menerangkan, hal itu merupakan bagian dari kegiatan yang harus dilakukan. Bukan kegiatan yang harus dikerjakan ketika ada bencana.
“Berdasarkan peta indeks risiko bencana yang diterbitkan oleh Badan Nasional Penanggunalangan Bencana (BNPB), Kabupaten Jember merupakan salah satu daerah potensi bencana banjir, tanah longsor, angin kencang, gempa bumi, kekeringan, dan erupsi gunung berapi,” kata orang nomor satu di Jember ini.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




