Bupati Hendi bersama Wabup Gus Firjaun, didampingi Forpimda saat memberangkatkan Angkutan Wisata Jember.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melakukan upaya pemberdayaan terhadap angkutan konvensional menjadi angkutan wisata. Langkah itu diinisiasi oleh Bupati Jember Hendy Siswanto untuk mendongkrak perekonomian di sektor pariwisata. Sekaligus sebagai solusi bagi pekerja ojek konvensional yang selama ini keberdaannya mulai terkikis dengan hadirnya ojek online (ojol).
Angkutan wisata tersebut yakni becak, ojek konvensional, angkutan kota, dan angkutan perdesaan.
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
“Pemerintah harus hadir berperan dan membantu untuk angkutan konvensional khususnya abang becak. Ini wujud dari kolaborasi yang akan mendongkrak perekonomian di Jember,” ujar Bupati Hendy usai meluncurkan transportasi konvensional sebagai angkutan wisata, di depan Pendopo Wahyawibawagraha, Rabu (15/9).

(Bupati Hendy memakaikan rompi batik kepada seorang Tukang Becak)
“Ini diharapkan meningkatkan kemakmuran dan ekonomi pelaku angkutan konvensional,” imbuhnya.
Angkutan Wisata tersebut lanjut Hendy, akan membuka dan mempermudah akses ke destinasi-destinasi wisata di Jember, dan diharapkan dapat menstimulasi tumbuh dan berkembangnya destinasi wisata.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




