Zoominar RSUD Gambiran Kota Kediri, Selasa (24/8/2021). (foto: ist)
Wanita 39 tahun tersebut juga memberikan tips menjaga kesehatan mental, dengan berbagai upaya berikut ini. Pertama, sadari dan kenali. Mengenali kondisi mental diri sendiri adalah langkah awal untuk menentukan langkah yang tepat. Jika merasa sedang tidak baik-baik saja, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional.
Kedua, jujur kepada diri sendiri. Sebagian orang berusaha untuk mengingkari, menolak, dan mengabaikan emosi negatif yang dirasakan. Padahal, sedih, cemas, takut, dan marah juga perlu diberi ruang kemudian disalurkan dengan cara adaptif.
"Terakhir, tetap bergerak. Meski dalam kondisi sulit, kita perlu bergerak, berusaha menghadapi tekanan demi melanjutkan kehidupan. Tetap berkarya dengan segala keterbatasan yang ada, serta berkontribusi kepada lingkungan sesuai kemampuan," ujarnya.
Kristika juga menjelaskan bahwa terdapat benang merah antara kebahagiaan dengan sistem imun dalam tubuh. Menurut penelitian, mood yang positif dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. Inilah maksud dari ungkapan “berbahagialah biar nggak gampang sakit”. Meski demikian tidak dianjurkan untuk memaksakan diri selalu tersenyum demi meningkatkan sistem imun.
Kristika juga menganjurkan untuk mencintai diri sendiri (self love) demi meningkatkan kesehatan mental. "Self love yang dimaksud apabila memenuhi kriteria, sebagai berikut, yakni kenali diri sendiri dengan baik, yakinkan bahwa diri kita berharga, bangun rasa percaya diri dengan belajar dan berproses, terakhir peduli terhadap diri sendiri," jelasnya.
Keempat aspek tersebut tentunya harus diimbangi dengan menjaga konektivitas dengan Tuhan. Menjaga koneksi dengan Tuhan bukan semata-mata dengan rajin beribadah, melainkan berusaha menyadari posisi manusia di dunia dan menghidupkan kesadaran bahwa setiap detik yang manusia alami berjalan atas kuasa-Nya. (uji/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




