Kamis, 29 Juli 2021 06:57

Antrean Tinggi di RS Rujukan, Pemkab Pasuruan Berencana Berdayakan Sejumlah Puskesmas

Kamis, 22 Juli 2021 17:53 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Habibi
Antrean Tinggi di RS Rujukan, Pemkab Pasuruan Berencana Berdayakan Sejumlah Puskesmas
Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Untuk mendukung penanganan pasien Covid-19 seiring dengan tingginya antrean di rumah sakit rujukan, Pemkab Pasuruan berencana memberdayakan beberapa puskesmas.

Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya menjelaskan, saat ini rawat inap RSUD Bangil dan RSUD Grati sudah overload sehingga diberlakukan buka tutup untuk pelayanan rawat inap.

Mengatasi lonjakan pasien tersebut, pihaknya tengah menyiapkan sejumlah rencana, di antaranya menambah bed (tempat tidur) di rumah sakit rujukan. “Rencananya juga akan diupayakan penggalang agar puskesmas-puskesmas untuk bisa melayani pasien isolasi mandiri,” terang Anang, Rabu (21/7/2021).

Mantan Asisten I Bidang Pemerintahan ini menambahkan, puskesmas nantinya akan difungsikan sebagai sarana edukasi kepada pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman). Termasuk tata cara isoman dan anjuran-anjuran selama isoman.

BACA JUGA : 

Desak Pemkab Segera Cairkan Insentif Nakes, Anggota Komisi IV Dorong Transparansi Anggaran Cukai

Warga Kota Pasuruan Antusias Ikuti Vaksin Tahap II

Perluas Target Vaksinasi Covid-19, Dinkes Kabupaten Pasuruan Sasar Masyarakat Umum dan Remaja

Dampak Pandemi, Proyeksi PAD Kabupaten Pasuruan Menurun di 2022

“Minimal edukasi kepada masyarakat yang isolasi mandiri, harus melakukan tindakan apa, harus makan yang banyak vitamin,” tambahnya.

Ketika ditanya apakah tenaga kesehatan yang disiagakan di puskesmas sudah siap karena saat ini banyak yang terpapar Covid-19, Anang tak menjawab gamblang. Ia hanya berharap mereka segera sembuh. Sehingga bisa segera berjuang membantu rekan-rekan lainnya untuk menangani Covid-19.

Diberitakan sebelumnya, IGD RSUD rujukan Covid-19 milik Pemkab Pasuruan sudah kewalahan menangani pasien yang hendak berobat. IGD RSUD Bangil menerapkan sistem buka tutup, sedangkan IGD RSUD Grati sempat tutup selama 4 hari untuk penataan pasien. (bib/par/ian)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...