Antisipasi Lonjakan Covid-19, Aktivitas Perayaan Iduladha di Lamongan Dibatasi

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Aktivitas Perayaan Iduladha di Lamongan Dibatasi Kasi Bimbingan Islam Kemenag Lamongan H. Khoirul Anam. (foto: ist)

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Pemberlakuan PPKM mikro darurat pada 3-20 Juli mendatang bertepatan dengan perayaan Iduladha. Di Lamongan, perayaan perayaan Iduladha bakal berjalan dengan aturan yang ketat. Hal itu menyusul diterbitkannya panduan ibadah Iduladha oleh Kementerian Agama RI yang telah diterima Kemenag Lamongan.

Kasi Bimbingan Islam Kemenag Lamongan H. Khoirul Anam menyebutkan bahwa dalam isi panduan tersebut segala bentuk aktivitas masyarakat harus dibatasi. "Takbir keliling tidak diperbolehkan, kapasitas tempat ibadah maksimal 50 persen, khotbah Salat Id hanya boleh 15 menit, dan petugas penyembelih kurban hanya beberapa orang saja," ungkapnya, Kamis (1/7/2021).

Pihaknya tak mau jika pascamomen Iduladha ada lonjakan kasus baru. "Meski serba dibatasi, saya berharap masyarakat bisa legowo, syukur-syukur bisa melaksanakan kewajiban menjaga sesama melalui penerapan protokol kesehatan dengan mandiri," ujarnya.

Simak berita selengkapnya ...