Kabag Umum IAIN Kediri, Budiyanto, M.M., saat memberi keterangan terkait ambrolnya gedung perpustakaan. foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Runtuhnya plafon Gedung Perpustakaan IAIN Kediri pada Jumat (25/6) kemarin, diduga akibat cuaca buruk yang selama ini terjadi di Kota Kediri. Demikian disampaikan oleh Kabag Umum IAIN Kediri, Budiyanto, M.M., Jumat (25/6).
Budiyanto membenarkan, ketika plafon runtuh sedang ada kegiatan workshop audit mutu internal yang dilaksanakan oleh lembaga penjaminan mutu.
BACA JUGA:
- Halaqah Keuangan Haji Kediri: Strategi BPKH Optimalkan Dana Jemaah dan Solusi Pangkas Antrean
- Wali Kota Kediri Berangkatkan 1.100 Pekerja Hadiri Peresmian Museum Marsinah di Nganjuk
- Operasi 'Jumat Gaul' di Kabupaten Kediri, Empat Pelanggar Lalin dan Kerumunan Pemuda Ditertibkan
- Libur Panjang Bikin SLG Kediri Dipadati Wisatawan, Parkir Dibuka Penuh
Menurut Budiyanto, pasca kejadian itu tim teknis IAIN Kediri langsung turun untuk melakukan kajian. "Yang jelas nanti kita bersihkan, kita perbaiki, dan antisipasi untuk ke depan termasuk di area lain agar tidak terulang kejadian yang sama," terangnya.
Untuk penyebabnya, Budiyanto menduga dari cuaca buruk yang akhir-akhir ini sering terjadi. "Meskipun saat ini tidak ada (hujan), tetapi akumulasi cuaca buruk yang selama ini terjadi diduga menjadi menyebab runtuhnya plafon gedung," ujarnya,
Ditambahkan oleh Budiyanto, dalam workshop itu, panitia mengundang sekitar 70 orang, tapi yang datang tidak lebih dari 50 orang. "Dipastikan tidak ada korban, karena setelah kejadian, kemudian acara dilanjutkan di tempat lain yaitu di gedung rektorat lantai 4," ujar Budiyanto. (uji/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




