Rabu, 04 Agustus 2021 13:06

Mulai Senin Besok, Lewat Jembatan Suramadu dan Pelabuhan Kamal Wajib Tunjukkan SIKM

Minggu, 20 Juni 2021 20:32 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Subaidah
Mulai Senin Besok, Lewat Jembatan Suramadu dan Pelabuhan Kamal Wajib Tunjukkan SIKM
Ilustrasi.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Imbas dari lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, bagi masyarakat yang melintas di Jembatan Suramadu atau Pelabuhan Kamal wajib menunjukkan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

Hal itu berdasarkan hasil rapat koordinasi antara Forkopimda Provinsi Jawa Timur bersama Forkopimda Kabupaten Bangkalan tentang Evaluasi Pelaksanaan Penyekatan di akses Suramadu maupun Pelabuhan Kamal, Sabtu (19/6/2021) di Rest Area BPWS Bangkalan.

Dengan adanya pemberlakuan SIKM, diharapkan penumpukan akibat penyekatan di Suramadu bisa dikurangi, sehingga aktivitas perjalanan pengendara tidak terganggu.

"Terhitung mulai Senin (21/6), seluruh warga yang melintasi Suramadu maupun Pelabuhan Kamal akan diberlakukan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM)," ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Bangkalan, Agus Zain melalui rilis tertulis yang diterima wartawan, Minggu (20/6/2021) malam.

BACA JUGA : 

Serahkan Bansos Uang, Bupati Bangkalan: Manfaatkan Secara Efektif, Efisien, dan Tepat Sasaran

Kejari Bangkalan Imbau Kades Terpilih Pergunakan Dana Desa Secara Cepat dan Tepat

Digelar Secara Langsung dan Virtual, Bupati Bangkalan Lantik 111 Kepala Desa Terpilih

Terima Laporan PMII Bangkalan Soal Temuan Jual Beli Bansos, Begini Respons Bupati

Dikatakannya bahwa SIKM diutamakan bagi warga yang setiap hari pulang pergi Bangkalan - Surabaya seperti penjual sayur-mayur, buruh, pekerja informal, karyawan, dan pegawai swasta atau pegawai pemerintah.

"Dengan ketentuan, SIKM dikeluarkan oleh kantor kecamatan setempat, dan berlaku selama tujuh hari," ujarnya.

Syarat SIKM yakni melampirkan hasil negatif tes rapid antigen, melampirkan surat keterangan dari instansi tempat bekerja atau instansi terkait.

Pelayanan tes rapid antigen dilaksanakan oleh RSUD Syarifah Ambami dan puskesmas se-Kabupaten Bangkalan setiap hari kerja mulai pukul 09.00–12.00 WIB tanpa biaya atau gratis.

"Sedangkan, bagi masyarakat yang tidak mengurus SIKM tetap mengikuti proses penyekatan melalui tes rapid antigen," pungkasnya. (ida/uzi/ian)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Rabu, 04 Agustus 2021 11:59 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*69. Qaala satajidunii in syaa-a allaahu shaabiran walaa a’shii laka amraanDia (Musa) berkata, “Insya Allah akan engkau dapati aku orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam urusan apa pun.”70. ...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...