Suasana saat bimtek di Kantor Dinas PUPR Jombang.
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya mengadakan Bimbingan Teknis Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi.
Bimtek dikhususkan bagi penyedia jasa konstruksi di Kabupaten Jombang agar memahami pelaksanaan keselamatan kerja di pekerjaan konstruksi. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 19 - 23 April 2021 dilaksanakan dengan metode online dengan narasumber dari Kementerian PUPR dan BPJS Cabang Jombang.
BACA JUGA:
- Kapolres Ngawi Tekankan Transparansi Dana BOSP dalam Bimtek Kepala SMP
- Banjir Rendam 525 Hektare Sawah dan Ratusan Rumah, DPUPR Jombang Bersihkan Sumbatan di Sungai
- Lewat Program Balik Gratis 2026, Pemkab Jombang Berangkatkan 300 Warga ke Jakarta
- Pastikan Stabilitas Pangan Jelang Ramadan, Bapanas dan Pemkab Jombang Pantau Harga di Pasar Pon
"Kami berharap dengan terselenggaranya Bimbingan Teknis Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi Tahun 2021 ini, dapat mencetak penyedia jasa konsultansi maupun konstruksi yang berkualitas dan berkompeten di bidangnya dan bisa memberikan kontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Jombang," kata Kepala Dinas PUPR Jombang, Miftahul Ulum, Jumat (18/06).
Lebih lanjut, Ulum mengatakan, pelatihan-pelatihan dalam rangka pembinaan jasa konstruksi tidak berhenti sampai di sini. Masih banyak pembinaan maupun pelatihan yang akan digelar Dinas PUPR Kabupaten Jombang. Di antaranya Sertifikasi Ahli K3 dan Ahli Teknik Jalan yang akan digelar tanggal 6 - 9 Juli 2021 dengan peserta sebanyak 90 orang.
"Sertifikasi ini merupakan kerja sama dengan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur," terang dia.
Dengan terlaksananya berbagai pembinaan bagi badan usaha jasa konstruksi maupun tenaga kerja konstruksi, diharapkan dapat memberikan sumbangsih bagi pembangunan Kabupaten Jombang dalam mewujudkan visi Kabupaten Jombang Tahun 2019 - 2023 yaitu "Bersama Mewujudkan Jombang yang Berkarakter dan Berdaya Saing". (aan/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






