Kamis, 29 Juli 2021 05:37

Jaga Keandalan Listrik RS dan Faskes, PLN Siapkan 11.821 Pegawai dan Mitra Kerja

Rabu, 16 Juni 2021 19:23 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Diyah Khoirun Nisa
Jaga Keandalan Listrik RS dan Faskes, PLN Siapkan 11.821 Pegawai dan Mitra Kerja
Tim Siaga PLN Covid-19 melakukan gelar pasukan dan peralatan untuk memastikan pasokan listrik, khususnya ke pusat kesehatan, rumah sakit, dan sentra vaksinasi berjalan baik.

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Di tengah peningkatan kasus Covid-19, PLN berupaya memastikan keandalan pasokan listrik. Khususnya untuk tempat-tempat vital penanganan pasien Covid-19 di rumah sakit (RS) dan fasilitas kesehatan (faskes) sebagai upaya mendukung pemerintah dalam penanggulangan Covid-19. Sebanyak 11.821 personel telah disiapkan.

Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura, dan Bali Haryanto WS mengatakan, sekian personel itu terdiri dari pegawai dan mitra kerja di beberapa wilayah yang mengalami peningkatan kasus positif Covid-19 yakni DKI Jakarta, Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), D.I.Yogyakarta (DIY), dan Jawa Timur (Jatim). Di Jabar, PLN menyiagakan 4.236 petugas gabungan.

“Berbagai sarana pendukung berupa 700 unit kendaraan, 103 buah genset, 20 buah UPS, 99 UGB dan 12 unit mobil deteksi. PLN sudah melakukan pengecekan jaringan listrik di 27 kabupaten/kota terutama yang menyuplai pasokan listrik untuk 17 wilayah Jabar,” katanya, Rabu (16/6/2021).

"Pasca-Gubernur Jabar menyatakan Bandung Raya siaga 1 darurat Covid-19, kami langsung melakukan gelar pasukan dan peralatan untuk memastikan pasokan listrik, khususnya ke pusat kesehatan, rumah sakit, dan sentra vaksinasi berjalan baik,” imbuhnya.

BACA JUGA : 

Miliki Peran Kritikal Sebagai Penyedia Listrik, 95 Persen Karyawan PJB Selesai Divaksin

Tingkatkan Keandalan Listrik di Tengah Pandemi, PLN Lakukan Pekerjaan di GITET Grati

PLN, PTPN Group, dan Perhutani Bersinergi dalam Co-firing di 52 PLTU Batu Bara

PLN Salurkan Bantuan Oksigen ke Sejumlah RS di Jateng

Di DKI Jakarta, 2.356 petugas gabungan disiagakan. PLN juga menyiapkan 6 unit UPS (Uninterruptible Power Supply), 4 unit kabel bergerak (UKB), 20 unit power bank dengan total kapasitas 8.860 kilo Volt Ampere (kVA), 17 unit gardu bergerak (UGB), dan 4 unit mobil crane.

Pemprov DKI Jakarta berencana menggunakan Wisma Atlet Tower 8 di Pademangan dan Rusun Nagrak sebagai tempat cadangan mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 di Jakarta. Wisma Atlet mempunyai kapasitas daya 11.080.000 Volt Ampere (VA), sedangkan Rusun Nagrak memiliki daya listrik 4.845.000 VA yang dipasok oleh 1 sumber utama dan 2 sumber cadangan.

"Secara sistem kelistrikan Wisma Atlet Pademangan dan Rusun Nagrak sudah siap dan petugas kami juga siap melayani 24 jam," kata Haryanto.

(Tim Siaga PLN Covid-19)

Untuk DIY, PLN juga menyiagakan 3.560 petugas, 377 kendaraan roda empat, 35 mobil PDKB, 4 unit UPS, 119 unit trafo mobile, dan 116 genset untuk memastikan listrik di lokasi-lokasi vital penanganan Covid-19 tetap terjaga. Data PLN menunjukkan di Jateng dan DIY terdapat 320 RS dan tempat penanganan Covid-19, 295 berada di Jateng dan 25 di DIY.

Sementara di Provinsi Jatim, PLN menyiagakan 1.669 petugas, serta berbagai sarana pendukung berupa 6 unit UPS mobile, 4 unit UPS portable, 18 unit genset, dan 15 UGB. Di Provinsi Jatim sendiri terdapat 23 RS Rujukan Covid-19, 14 di antaranya ada di Surabaya, 1 di Madiun, 2 di Malang, 1 di Jember, 1 di Kediri, 1 di Tuban, 1 di Banyuwangi, 1 di Bojonegoro, dan 1 di Sidoarjo.

PLN juga memastikan pegawai dan tenaga alih daya (TAD) dapatkan vaksinasi. Hingga Rabu (16/6/2021), 230 ribu lebih pegawai dan TAD PLN telah divaksin, sehingga PLN tetap dapat memberikan layanan terbaik tanpa adanya kekhawatiran dari masyarakat.

“Meskipun telah menjalani vaksinasi, PLN memastikan tetap menjalankan protokol Covid-19 seperti memakai masker, mencuci tangan, juga menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” pungkasnya. (diy/zar)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...