Rabu, 23 Juni 2021 16:34

Antisipasi Wabah Antraks, Pemkab Blitar Terbitkan Surat Edaran

Jumat, 11 Juni 2021 13:23 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Akina Nur Alana
Antisipasi Wabah Antraks, Pemkab Blitar Terbitkan Surat Edaran
Petugas Disnakan Kabupaten Blitar melakukan vaksinasi sapi di Kecamatan Srengat.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Blitar menerbitkan surat edaran berisi kebijakan soal proteksi penyebaran wabah antraks. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Peternakan Dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Blitar Adi Andaka, menyusul ditemukannya wabah antraks di Tulungagung.

Dia menjelaskan surat edaran itu ditujukan kepada camat hingga kepala desa dan lurah. Kemudian dilanjutkan untuk menyampaikan kepada masyarakat. Terutama mereka yang memiliki hewan ternak.

"Kita buat surat edaran kepada kades, lurah, dan camat untuk memonitor kondisi warganya yang memiliki ternak. Serta memberi edukasi soal gejala antraks. Jadi kalau hewan ternaknya memiliki gejala untuk segera melapor," terang Adi.

Sosialisasi dan edukasi soal antraks intens dilakukan di desa yang berbatasan langsung dengan Tulungagung, serta di desa-desa di Kecamatan Srengat yang pada 2014 lalu pernah ditemukan kasus antraks.

BACA JUGA : 

Pandemi Covid-19 Tak Menghalangi Peternak Perkutut Meraup Untung Besar

​6 Pegawai Terpapar Covid-19, Disnakan Blitar Ditutup Sepekan

Dapat Bantuan PSBI, Bupati Blitar Berharap Peternak Termotivasi

Di Blitar, Menko Perekonomian Dengarkan Curhatan Peternak Terkait Harga Jagung

"Kita akan mengumpulkan tim petugas lapangan untuk koordinasi kewaspadaan kita. Selain itu kita juga selama ini sudah rutin melakukan vaksinasi kepada hewan ternak di wilayah Kecamatan Srengat yang merupakan ring 1 dan ring 2 kasus antraks yang pernah terjadi di Kabupaten Blitar," imbuhnya.

Dia menambahkan, dalam surat edaran tersebut juga ada kebijakan menjelang Hari Raya Idul Adha. Masyarakat yang membutuhkan hewan ternak untuk kurban, diminta untuk menghindari sapi dari daerah Tulungagung. Hal ini berlaku baik bagi pedagang sapi maupun pembeli.

"Hal ini juga termasuk yang ada di dalam surat edaran itu. Jadi untuk sementara agar tidak melakukan jual beli sapi dari daerah Tulungagung," pungkasnya. (ina/ns)

Pasuruan Zona Merah, Vaksinasi Digencarkan
Selasa, 22 Juni 2021 23:42 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Polres Pasuruan Menggelar Vaksinasi Massal Selasa Siang Tadi(22/06/2021). Vaksinasi Ini Dilakukan Di Alam Terbuka, Tepatnya Di Wilayah Prigen, Kabupaten Pasuruan. Warga Terlihat Antusias Mengantre Untuk Mengikuti Vaksi...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Rabu, 23 Juni 2021 06:20 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Perang Diponegero melawan penjajah Belanda menimbulkan korban luar biasa. Ribuan penjajah Belanda tewas. Begitu juga para pejuang Indonesia. Bahkan Belanda sempat kewalahan.Perang Diponegoro pecah karena penjajah Beland...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...