Kamis, 29 Juli 2021 10:30

DPRD Jatim Minta Penyekatan dan Swab Massal di Suramadu Dilanjutkan Hingga Satu Bulan ke Depan

Jumat, 11 Juni 2021 00:18 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Didi Rosadi
DPRD Jatim Minta Penyekatan dan Swab Massal di Suramadu Dilanjutkan Hingga Satu Bulan ke Depan
Drs. Achmad Iskandar, M.Si, Wakil Ketua DPRD Jatim. foto: ist.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - DPRD Jawa Timur menyikapi melonjaknya pandemi Covid-19 di Madura, khususnya Kabupaten Bangkalan. Menurut Wakil Ketua DPRD Jatim, Achmad Iskandar kondisi ini merupakan sebuah pembelajaran bersama, baik bagi seluruh masyarakat, ulama, tokoh masyarakat, dan aparatur pemerintahan untuk bersinergi menekan pandemi Covid-19.

“Paling minimal setidaknya penerapan protokol kesehatan harus dijalankan. Dengan begitu potensi penularan bisa diminimalisir,” tutur Iskandar di Surabaya, Kamis (10/6/2021).

Politikus asal Partai Demokrat ini mengaku memahami betul masyarakat di pedesaan belum memahami akan pentingnya prokes. Karena itu, pihaknya meminta sosialisasi prokes terus ditingkatkan sampai tingkat desa.

Untuk menekan pandemi Covid-19, mantan birokrat ini mendukung penuh penyekatan di Jembatan Suramadu. ”Paling tidak satu bulan penuh penyekatan di Suramadu harus dilakukan,” imbuh anggota DPRD Jatim asal Dapil Madura tersebut.

BACA JUGA : 

Pro Kontra Hak Angket untuk Gubernur Khofifah, Sahat Tua: Secara Konstitusi Belum Ada Pelanggaran

Politikus Demokrat Bagikan 4 Sapi untuk Keluarga Terdampak Covid-19 di Gresik

Golkar Jatim Kurban Belasan Ekor Sapi, Warga Isoman Dapat Prioritas

Pak Luhut Pelajari Covid-19 di Arosbaya Bangkalan! Dulu Neraka Kini Reda

Dengan adanya penyekatan tersebut, Iskandar berharap ada pembelajaran bagi semuanya dalam menekan pandemi Covid-19. ”Penyekatan di Suramadu merupakan sosialisasi yang sangat berharga baik bagi masyarakat Madura maupun masyarakat Surabaya untuk berhati-hati terhadap pandemi,” tandas Iskandar.

Terpisah, Ashari Anggota Fraksi NasDem DPRD Jatim meminta agar Pemprov Jatim meningkatkan tracking secara masif di wilayah Madura. Di samping itu, pengawasan ketat juga harus diberlakukan di pintu masuk dan keluar jembatan Suramadu.

Ia menilai melonjaknya kasus baru Covid-19 di kabupaten Bangkalan disebabkan karena pemeriksaan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari luar negeri yang ke Madura masih belum optimal.

"Kalau saya menilai saat ini masyarakat mulai patuh prokes. Tinggal pemerintah harus meningkatkan pengawasan di pintu masuk Surabaya. Bagi mereka yang lewat harus di-swab," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Kuratif Covid-19 Pemprov Jatim dr. Joni Wahyuhadi membantah Pemprov Jatim telah kecolongan dalam pemeriksaan kepulangan PMI. "Tidak benar. Kemungkinan ini ada dua kasus, mungkin dari pekerja migran atau akibat lonjakan saat libur lebaran," pungkas Dokter Joni. (mdr/rev)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...