Kamis, 29 Juli 2021 09:45

McDonald's Kediri Mall Disegel dan Diberi Garis Pembatas Akibat Kerumunan Ojek Online

Kamis, 10 Juni 2021 13:26 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Muji Harjita
McDonald
Restoran Cepat Saji McDonald's di Kediri Mall yang ditutup selama 3 hari, gara-gara terjadi kerumunan. foto: Muji Harjita/ BANGSAONLINE.com

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Restoran cepat saji McDonald’s di Kediri Mall, Jalan Hayam Wuruk, Kota Kediri, Kamis (10/6), siang terlihat sepi dan tidak ada aktivitas, setelah ditutup paksa selama tiga hari. Padahal sebelumnya, restoran ini selalu ramai pembeli. Penutupan itu merupakan imbas dari kerumunan ojek online yang sedang antre di restoran tersebut, Rabu (9/6) kemarin.

Kerumunan terjadi karena adanya promo produk terbaru berupa BTS Meal yang bisa dipesan melalui aplikasi ojek online. Permintaan masyarakat terhadap menu tersebut begitu tinggi. Diketahui, BTS merupakan salah satu boyband asal Korea yang memiliki banyak fans, salah satunya di Indonesia.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar-pun langsung mendapat aduan masyarakat terkait kerumunan itu. Sehingga ia memerintahkan Satgas Covid-19 Kota Kediri dari Satpol PP dan Polres Kediri Kota bergerak cepat menegakkan disiplin protokol kesehatan di restoran tersebut untuk menekan penyebaran Covid-19.

Kapolres Kediri Kota AKBP Eko Prasetyo mempin langsung proses penindakan tersebut. Guna mencegah adanya penyebaran Covid-19, kapolres langsung meminta manajer gerai untuk menutup kegiatan. Sementara para ojek online diminta untuk membubarkan diri.

BACA JUGA : 

Pastikan Bantuan Sampai di Tangan, Bupati Kediri Datangi Rumah Warga Isoman Pakai Vespa

Tinjau Tempat Isolasi Terpadu di Gedung SKB Kediri, Mas Dhito Akan Siapkan 2 Rumah Sakit Darurat

Baliho Puan Maharani Mulai Tampak di Kediri

Ibu Aminah Akhirnya Meninggal Setelah Ditolak Beberapa RS karena Penuh dan Tidak Ada Oksigen

”Kami dari tiga pilar yaitu Pemerintah Kota Kediri, TNI, dan Polri terus berupaya mencegah sebaran Covid-19 di wilayah kota Kediri, dan kami akan melakukan tindakan tegas bagi siapa saja yang melanggar ketentuan tentang protokol kesehatan,” tegas AKBP Eko Prastetyo.

Sebagai sanksi terkait kejadian itu, Satgas Covid-19 Kota Kediri melakukan penyegelan operasional restoran makanan cepat saji tersebut selama 3 hari, terhitung mulai Rabu (9/6) kemarin. Untuk mengantisipasi agar tidak terulang kembali, Satpol PP dan Polres Kediri Kota melakukan penjagaan di restoran makanan cepat saji tersebut yang sudah dipasangi garis pembatas.

Tidak hanya itu, Satgas Covid-19 Kota Kediri akan memanggil pihak penanggung jawab restoran tersebut, karena telah melanggar peraturan dalam SK Wali Kota Kediri Nomor 188.45/165/419.033/2021 tentang Perpanjangan Kedelapan Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019.

Di mana telah diatur untuk warung makanan, cafe, dan restoran dibatasi dengan kapasitas 50 persen dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Bagi pelanggarnya, akan dikenakan sanksi berupa teguran lisan atau tertulis, penghentian sementara operasional usaha atau kegiatan, denda administratif paling banyak Rp 500.000 hingga pencabutan izin usaha. (uji)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...