Kamis, 29 Juli 2021 08:38

Serapan APBN Belum Capai Target, Syafiuddin Minta Program Padat Karya Diakomodir di Madura

Selasa, 08 Juni 2021 18:08 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Fauzi
Serapan APBN Belum Capai Target, Syafiuddin Minta Program Padat Karya Diakomodir di Madura
H. Syafiuddin, Anggota Komisi V DPR RI.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - H. Syafiuddin, Anggota Komisi V DPR RI Kementerian Perhubungan, khususnya Dirjen Darat dan Udara, untuk meningkatkan akselerasi terhadap serapan anggaran demi peningkatan ekonomi. Sebab, serapan APBN tahun anggaran 2021 sampai dengan Mei 2021 masih 25-26 persen dari target yang seharusnya 36 persen.

"Serapan anggaran belum sesuai target. Dari target 36 persen di Dirjen Darat dan Udara masih 25-26 persen, sehingga perlu akselerasi dan inovasi untuk meningkatkan target sesuai kesepakatan bersama," kata Syafiuddin saat rapat evaluasi pelaksanaan APBN tahun anggaran 2021 di Ruang Komisi V DPR RI, Selasa (8/7/2021).

Politikus PKB ini mencontohkan program padat karya di Provinsi Bangka Belitung (Babel) dan Bengkulu yang belum dapat dieksekusi. Padahal menurutnya, program padat karya adalah roh pemulihan ekonomi di kondisi pandemi Covid-19.

"Hal ini tidak sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Karena dengan program padat karya, akan menciptakan lapangan kerja bagi lapisan masyarakat bawah," jelas anggota DPR RI asal Dapil XI Jawa Timur (Madura) ini.

BACA JUGA : 

Peringati Harlah Ke-23, DPC PKB Bangkalan Gelar Vaksinasi Covid-19 dan Pembagian Sembako

Sekjen Madura Urban Dukung Gubernur Jatim Percepat Pembangunan Pantura Madura

Sambut Harlah ke-23 PKB, DPC PKB Bangkalan Gelar Vaksinasi Berhadiah Sembako

Anggota DPR RI Indah Kurnia Bagikan Hewan Kurban di Sidoarjo dan Surabaya

Naifnya lagi, di Pulau Madura belum ada program kegiatan baik padat karya atau lainnya dari Kemenhub khususnya Dirjen Darat bagi masyarakat Madura. "Padahal, Madura masih ada di peta dan masuk Provinsi Jawa Timur," cetusnya.

"Melihat di posisi peta Dirjen Udara dan Darat, Madura masih masuk pemilihan Jawa Timur. Saat ini di peta belum ada satu pun kegiatan baik padat karya atau lainnya," sambungnya.

Karena itu, ia meminta kepada Dirjen Darat dan Udara agar Madura mendapat program kegiatan padat karya. "Agar ekonomi Madura maju, pendidikan dan kesehatan meningkat, sehingga IPM Madura terus naik," katanya.

Pasalnya, kata Syafiuddin, pembangunan Madura tidak bisa dibebankan dan dipasrahkan kepada pemerintah daerah, mengingat APBD Madura rendah, butuh sentuhan dari APBN.

Sementara terkai evaluasi pagu indikatif dan pagu kebutuhan tahun anggaran 2022, belum dapat dilakukan secara detil dan rinci.

"Simpang lima di Kota Semarang, beli dupa ke Kalimantan Barat, Komisi V siap membantu dan meningkatkan anggaran, tapi jangan lupa pelayanan betul-betul ditingkatkan ke masyarakat," pungkasnya Syafiuddin berpantun. (uzi/ian)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...