Rabu, 28 Juli 2021 21:11

Kampung Inggris Pare Bisa Jadi Kampung Digital, Bupati Kediri: UMKM Perlu Kemasan dan Pemasaran

Kamis, 03 Juni 2021 08:45 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Muji Harjita
Kampung Inggris Pare Bisa Jadi Kampung Digital, Bupati Kediri: UMKM Perlu Kemasan dan Pemasaran
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (kanan) dan Pemimpin BNI KC Kediri Enrico Annas. foto: ist/ bangsaonline.com

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menerima kedatangan Pimpinan BNI Cabang Kediri di Pendapa Panjalu Jayati. Kedatangan pimpinan BNI tersebut untuk beraudiensi dengan orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu.

Acara tersebut membahas kerja sama untuk meningkatkan produktivitas UMKM di Kabupaten Kediri. Tak kalah pentingnya juga membahas digitalisasi yang sudah dijalankan BNI sekitar satu tahun di Kampung Inggris - Pare.

Mas Bup Dhito, sapaan akrab Bupati Kediri, menyambut baik kedatangan Pemimpin BNI KC Kediri Enrico Annas beserta jajaran. Turut hadir dalam acara tersebut, Plt. Kepala BPKAD Erfin Fatoni dan Plt. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Mamiek Amiyati.

Saat audiensi berlangsung, Mas Bup menyampaikan, pemerintah saat ini sangat getol mendukung para pelaku UMKM dalam hal pemasaran. Menurut dia, banyak produk-produk UMKM di Kabupaten Kediri yang masih kesulitan dalam hal pemasaran.

BACA JUGA : 

Pastikan Bantuan Sampai di Tangan, Bupati Kediri Datangi Rumah Warga Isoman Pakai Vespa

Segera Dirikan RSDS, Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri Tinjau Lokasi di Bekas Kantor Dispertabun

Tinjau Tempat Isolasi Terpadu di Gedung SKB Kediri, Mas Dhito Akan Siapkan 2 Rumah Sakit Darurat

Baliho Puan Maharani Mulai Tampak di Kediri

“Hal tersebut bisa diatasi dengan penggunaan media sosial yang semakin banyak penggunanya. Dengan menggunakan media sosial, produk-produk UMKM akan cepat dikenal oleh masyarakat dan secara otomatis akan laku,” ujarnya, Rabu (2/6/21).

Ia menambahkan, selain pemasaran, yang tidak kalah penting adalah kemasan. Kemasan yang bagus merupakan salah satu daya tarik bagi konsumen untuk membelinya.

Mas Bup Dhito mengapresiasi digitalisasi di Kampung Inggris Pare. Didatangi pelajar dari berbagai penjuru nusantara bahkan luar negeri, program digitalisasi di kawasan ini sangat potensial, terlebih di masa pandemi saat ini.

Hal senada disampaikan Enrico Annas. Menurut dia, Kampung Inggris ini merupakan suatu klaster area yang sangat unik, di mana hampir seluruh penduduknya sangat peduli dan mudah beradaptasi untuk berbahasa Inggris.

Enrico mengatakan, dengan kemudahan mereka beradaptasi melakukan komunikasi Bahasa Inggris, maka sangat memungkinkan untuk membuat Kampung Inggris menjadi kampung digital.

"Jadi membuat masyarakat menggunakan transaksi e-channel yang sangat sesuai dengan kondisi pandemi sekarang. Transaksi cashless dan tidak ada sentuhan fisik dapat mengurangi penularan covid-19," kata Enrico.

Enrico menambahkan, pihaknya akan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kediri di sektor industri rumah tangga dan UMKM, khususnya untuk meningkatkan usaha mereka.

"Pemasaran produk tidak hanya menjangkau luar Kabupaten Kediri saja, namun juga go international. Keberadaan cabang BNI di luar negeri dapat menjadi etalase sekaligus channel distribusi untuk pemasaran produk unggulan UMKM Kabupaten Kediri," pungkas Enrico (uji)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...