Kamis, 29 Juli 2021 09:41

Fajar: Jikalau Prosedural, Sebaiknya Camat Cabut SK Pembatalan Pengangkatan Kasi Pemdes Munggugebang

Senin, 31 Mei 2021 11:54 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Fajar: Jikalau Prosedural, Sebaiknya Camat Cabut SK Pembatalan Pengangkatan Kasi Pemdes Munggugebang
Praktisi Hukum Andi Fajar Yulianto, S.H., C.TL. (foto: ist)

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Praktisi Hukum Andi Fajar Yulianto, S.H., C.TL., kembali merespons langkah Camat Benjeng Suryo Wibowo soal penerbitan SK (Surat Keputusan) Nomor 141.2/10/437.108/2021 tentang Pembatalan Keputusan Kepala Desa Munggugebang Nomor 141.2/8/427.106.18/2021 tentang Pengangkatan Perangkat Desa Munggugebang.

Menurut Fajar, berdasarkan informasi yang diterimanya dari sejumlah pihak, bahwa Kepala Desa (Kades) Munggugebang Wariyanto telah menjalankan ketentuan Perda Nomor 2 Tahun 2016 tentang P3D maupun Perbup Nomor 19 Tahun 2017 tentang P3D. Baik dalam pembentukan panitia P3D, permintaan rekomendasi kepada Camat Benjeng untuk pelantikan, hingga pelantikan.

"Karena itu, saya kira camat tak punya wewenang membatalkan SK Kades Munggugebang berisikan pelantikan Suparno sebagai kasi pemerintahan desa (pemdes). Karena itu, sebaiknya camat mencabut SK tentang pembatalan SK Pelantikan Kasi Pemdes Munggugebang," ucap Fajar kepada BANGSAONLINE.com, Senin (31/5)2021).

Fajar mengaku telah membaca SK Camat Benjeng berisikan pembatalan SK Kades Munggugebang terkait pelantikan Suparno sebagai kasi pemdes. Dalam pertimbangan Camat Benjeng membatalkan SK Kades Munggugebang, tak ada konsideran (pertimbangan) sebagai alat bukti kalau pembentukan panitia P3D yang dilakukan Kades Munggugebang, ujian perangkat dilakukan panitia P3D, hingga hasil ujian diserahkan kepada kades yang kemudian dimintakan rekomendasi kepada camat hingga pelantikan, dinyatakan sebagai maladministrasi atau malperundangan.

BACA JUGA : 

7 Warga Meninggal Karena Covid-19, Kades Morobakung Tak Henti Ajak Warga Patuhi Prokes

Kapolres Gresik Imbau Kades Tak Perlu Takut Pakai DD untuk Tangani Covid-19

Ketua RW di Kebomas Pusing, Warga Isoman Covid-19 Non KTP Gresik Tak Bisa Dapat Bantuan

13 Warganya Jalani Isoman, Pemdes Gredek Duduksampeyan Dirikan Posko Tangguh Covid-19

"Jadi, tak ada konsideran seperti itu," ungkap Fajar.

Karenanya, Fajar lagi-lagi menyarankan agar SK Camat Benjeng tentang pembatalan SK Kades Munggugebang tentang pelantikan Suparno dibatalkan. "Lebih baik dicabut atau dibatalkan saja," pinta Direktur Kantor Hukum Fajar Trilaksana tersebut.

Fajar pada kesempatan ini juga mengungkapkan bahwa yang berhak membatalkan SK yang dibuat kades itu yaitu atasan kades, dalam hal ini bupati. Itu pun jika terbukti ada inprosedural atau malperundangan. "Atau atas perintah pengadilan setelah kasusnya dibawa ke pengadilan. Jadi, camat tak punya wewenang untuk membatalkan SK kades," pungkas Fajar.

Sementara itu, Kepala Desa Munggugebang Wariyanto menyatakan bahwa dirinya telah menjalankan amanat Perda Nomor 2 Tahun 2016 tentang P3D maupun Perbup Nomor 19 Tahun 2017 tentang P3D.

"Semua sudah saya jalankan sesuai amanat perda dan perbup dalam pembentukan panitia P3D, permintaan rekomendasi kepada camat setelah menerima hasil penjaringan kasi pemdes dari panitia P3D, hingga pelantikannya," ungkap Wariyanto kepada BANGSAONLINE.com, Senin (31/5/2021).

Wariyanto mengaku heran saat menerima surat dari Camat Benjeng soal pembatalan SK pelantikan Suparno sebagai Kasi Pemdes Munggugebang. "Saya juga bertanya-tanya kenapa Pak Camat keluarkan SK pembatalan," terangnya.

Pada kesempatan ini, Wariyanto juga mengaku belum mendapatkan undangan Komisi I DPRD Gresik lagi untuk hearing lanjutan. "Sejauh ini belum ada undangan," pungkasnya. (hud/zar)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...