Kamis, 29 Juli 2021 09:43

Vaksinasi dan Prokes Dapat Percepat Pemulihan Kesehatan dan Ekonomi

Sabtu, 29 Mei 2021 12:12 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Diyah Khoirunnissa
Vaksinasi dan Prokes Dapat Percepat Pemulihan Kesehatan dan Ekonomi
Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Untuk memulihkan kesehatan masyarakat, Pemerintah telah menjalankan program vaksinasi nasional sejak Januari 2021. Hal ini bisa berdampak bagi pemulihan ekonomi dan kembalinya produktivitas masyarakat seperti semula.

“Meski vaksinasi sudah berjalan, protokol kesehatan (prokes) jadi elemen yang sangat penting selama masih ada pandemi Covid-19,” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro, pada Dialog Produktif bertema Protokol Jalan, Ekonomi Aman yang diselenggarakan KPCPEN, Jumat (28/5).

Sudah setahun lebih masyarakat menjalankan prokes selama pandemi. Harapannya, mereka sudah paham prokes sebagai cara agar tidak menambah kasus Covid-19.

“Mungkin masyarakat mulai jenuh dengan disiplin menjalankan prokes. Sehingga perlu untuk diingatkan secara terus menerus supaya terbiasa dengan prokes,” kata dr. Reisa.

BACA JUGA : 

Forkopimda Jatim Harap Pentahelix Bisa Bersinergi Wujudkan Herd Immunity di Jatim

PKB Jatim Rayakan Harlah ke-23 Tahun dengan Berbagi Sembako untuk Warga Isoman

Peduli Covid-19, Baznas Jatim Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Ajak Putus Rantai Penularan Covid-19 Melalui Klaster Keluarga, Ini Pengalaman Teman Agatha Retnosari

“Kalau masyarakat sudah berkesempatan untuk divaksinasi, sebaiknya manfaatkan, jangan menundanya. Kalau ingin segera keluar dari pandemi, harus mengutamakan proteksi. Itulah kenapa kekebalan kelompok atau herd immunity menjadi tujuan dari program vaksinasi. Juga prokes demi melindungi diri dan orang yang belum mendapatkan vaksin,” imbuhnya.

Dari kacamata ekonomi kesehatan, vaksinasi adalah metode pencegahan yang efisien. "Sebagai ilustrasi, katakanlah biaya vaksinasi Covid-19 seharga 900 ribu rupiah, maka kita bisa mencegah diri dari penularan penyakit," terang Dr. PH, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat UI, Prof. dr. Hasbullah Thabrany, MPH.

Dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan apabila terkena Covid-19 yang rata-rata perawatannya memerlukan 9-10 hari, biaya vaksinasi lebih efisien. Apabila kita bekerja sehari mampu menghasilkan 500 ribu maka kita bisa kehilangan potensi penghasilan 5 juta akibat dirawat Covid-19.

Prof. Hasbullah juga menjelaskan akibat Covid-19, anggaran belanja negara defisit hingga lebih dari 1.000 triliun rupiah. Karena Covid-19 yang tidak teratasi membuat perekonomian tidak bergerak.

"Sehingga kita semua sebenarnya adalah korban Covid-19. Pemerintah sadar betul apabila masyarakat tidak dipulihkan kesehatannya, serta perilaku masyarakat tidak didisiplinkan, ekonomi menjadi sulit bergerak. Pemerintah pun berinvestasi dengan vaksinasi dan melalui 3T,” pungkasnya. (diy/ns)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...