Kamis, 29 Juli 2021 08:41

Bermodus Pura-pura Beli, Pemuda di Sidoarjo Bawa Kabur Motor

Kamis, 27 Mei 2021 14:01 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andi Erlambang
Bermodus Pura-pura Beli, Pemuda di Sidoarjo Bawa Kabur Motor
Tersangka diamankan di Mapolsek Krembung.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Arga Bagus Setiawan (20), pemuda asal Desa Kemiri, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo harus berurusan dengan pihak berwajib. Arga ditangkap polisi gara-gara membawa kabur sepeda motor milik korbannya dengan cara pura-pura membeli.

Kejadian itu bermula pada Senin (17/5) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, pelaku mendatangi rumah korbannya, Kiki Setiawan (21) di kawasan Desa Gading, Kecamatan Krembung, Sidoarjo.

Pelaku berpura-pura ingin membeli sepeda motor korbannya berupa Honda Mega Pro W 2945 YJ. Pelaku sendiri datang ke rumah korban dengan membawa sepeda motor Yamaha Mio warna hitam-biru L 3799 YD.

Sesampainya di rumah korban, pelaku lantas ingin mencoba motor yang akan dibelinya. Usai di hidupkan mesinnya, pelaku lantas menaiki motor dan melaju ke arah barat.

BACA JUGA : 

Curi Motor Milik​ Tetangga Kos, Pelajar SMA di Bangkalan Dibekuk Polisi

Nekat Curi Motor, Warga Probolinggo Babar Belur Dihajar Massa

Viral Video Bocah Curi HP di Warung Makan Desa Kemendung Sidoarjo

Terlilit Utang Pinjol, Pria Asal Sidoarjo Nekat Satroni Masjid dan Rumah Kosong

"Mulanya di-bleyer-bleyer, setelah itu dibawa kabur," cetus Kapolsek Krembung, AKP Imam Yuwono, Kamis (27/5/2021).

Sementara korban yang sudah menunggu di rumah tak kunjung mendapati pelaku bersama motornya. Korban kemudian berusaha mencari pelaku dan tidak ditemukan. Korban akhirnya memilih melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Krembung.

"Berdasarkan keterangan korban, anggota mengumpulkan data dan saksi-saksi. Petugas akhirnya bisa menangkap pelaku pada Rabu (26/5)," jelasnya.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Mega Pro, satu unit sepeda motor Honda Mio (milik tersangka), satu buah hp, dan satu buah dompet.

Pelaku akhirnya dibawa ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Akibat perbuatannya tersebut, pelaku terancam pasal 378 dan atau 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. (cat/rev)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...