Kamis, 13 Mei 2021 12:12

Penyidikan Dugaan Korupsi Dana Bergulir PKIS Rampung, Kejari Pasuruan Belum Tetapkan Tersangka

Minggu, 18 April 2021 23:41 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Supardi
Penyidikan Dugaan Korupsi Dana Bergulir PKIS Rampung, Kejari Pasuruan Belum Tetapkan Tersangka
Kasi Intel Kejari Bangil Jemmy Sandra, S.H.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kejari Kabupaten Pasuruan menyatakan penyidikan kasus dugaan korupsi pinjaman dana bergulir APBN Rp 25 miliar terhadap PKIS (Pusat Koperasi Industri Susu) Sekar Tanjung di Kecamatan Purwosari, telah rampung.

Hal ini disampaikan Kasi Intel Kejari Kabupaten Pasuruan, Jemmy Sandra, S.H. Meski penyidikan telah rampung, namun kejari belum menetapkan tersangka. "Pihak penyidik akan segera rilis penetapan tersangka dari pengurus inti PKIS (Pusat Koperasi Industri Susu) Sekar Tanjung," kata Jemmy.

Menurut Jemmy, penyelidikan dugaan penyelewangan bantuan dari APBN Rp 25 miliar terhadap PKIS Sekar Tanjung ini dilakukan sejak 2020, hingga akhirnya ditingkatkan ke penyidikan.

Sekadar informasi, PKIS Sekar Tanjung merupakan konsorsium 6 koperasi. Dari 6 koperasi itu, masing-masing ketua menjadi pengurus inti PKIS Sekar Tanjung. Adapun Ketua PKIS Sekar Tanjung adalah H. Kusnan, yang merupakan Ketua KPSP Setia Kawan, Kecamatan Tutur, satu dari enam anggota konsorsium.

BACA JUGA : 

Gabungan LSM di Pasuruan Demo Tuntut Kejaksaan Tuntaskan Kasus Dugaan Fee Proyek TPA

Gus Ipul Berharap Koperasi Siswa Dikelola Secara Profesional dan Kekinian

​Kejari Pasuruan: Tak Ada Ampun bagi Pencoleng BOP Kemenag RI

Soal Dugaan Pemangkasan BOP untuk Madrasah dan Pesantren, Kejari Diminta Ungkap Aktor Intelektual

Saat dikonfirmasi, Pengawas PKIS Sekar Tanjung H. Suhartanto membenarkan sempat dipanggil kejaksaan. Ia mengatakan, pemanggilan dirinya untuk dimintai keterangan terkait dana pinjaman dari APBN Rp 25 miliar.

Kepada jaksa penyidik, Suhartanto mengaku hanya menjelaskan sejumlah hal yang ia ketahui selama manjabat Pengawas PKIS Sekar Tanjung. "Sedangkan uang Rp 25 miliar dari kementerian sebagai penyertaan modal usaha ditransfer langsung ke rekening PKIS Sekar Tanjung," ungkap Suhartanto.

Sepengetahuannya, pinjaman dana bergulir sebanyak Rp 25 miliar itu dipergunakan membangun pabrik PKIS Sekar Tanjung yang mulai beroperasi sejak tahun 2005. Namun pada tahun 2013 terjadi unjuk rasa karyawan dengan berbagai tuntutan, hingga pabrik tutup.

PKIS dinyatakan pailit oleh PN Surabaya. Namun, pengajuan pailit oleh 8 karyawan PKIS tersebut juga diduga rekayasa.

Permohonan pailit dikabulkan dengan penetapan pailit pada April 2017. Oleh kurator M. Agung Budiman, S.H., aset PKIS Sekar Tanjung dijual dan lelang dimenangkan oleh PT. Cimory. "Namun hasil penjualan aset tak cukup untuk bayar gaji, pesangon karyawan, dan utang," kata Suhartanto. (par/ian)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...