Kamis, 13 Mei 2021 06:55

Kapal Terbakar, 16 Nelayan yang Diselamatkan Kapal MT Queen Tiba di Tuban

Jumat, 16 April 2021 13:34 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Gunawan Wihandono
Kapal Terbakar, 16 Nelayan yang Diselamatkan Kapal MT Queen Tiba di Tuban
ABK yang berhasil diselamatkan di kapal MT. Queen Majesty.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 16 nelayan yang menjadi ABK KM Bintang Jaya yang kapalnya terbakar di perairan Bangka Belitung telah sampai di perairan sekitar pelabuhan Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Kabupaten Tuban, Jumat (16/4/2021).

ABK Kapal KM Bintang Jaya Mandiri yang karam itu diselamatkan kapal MT. Queen Majesty yang tidak sengaja menemukan belasan nelayan terombang-ambing di laut. Saat ini, kapal yang mengangkut ke-16 nelayan itu telah berada di perairan Tuban. Namun, karena ukuran kapal yang terlalu besar, sehingga tidak bisa berlabuh ke pelabuhan.

Kapal milik PT. Caraka Tirta Pratama itu hanya bisa bersandar sekitar 9 kilometer dari pelabuhan. Selanjutnya, tim evakuasi mengerahkan 2 kapal tugboat untuk menjemput para nelayan.

"Karena tidak bisa berlabuh, kita mengerahkan 2 kapal tugboat untuk menjemput nelayan," ujar Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono.

BACA JUGA : 

Tabrak Truk Tronton, Pengendara Motor di Tuban Tewas di Tempat

Kasihan, Hidup Sendirian, Pria di Tuban ini Ditemukan Tewas di Sofa

Kasus Baru Meningkat dalam Dua Pekan, Tuban Jadi Zona Oranye Covid-19

289 Personel Gabungan Siap Halau Pemudik yang Masuk Tuban

Sementara itu, PR & CSR Section Head PT. TPPI Tuban, Taheran Sidik Prabowo membenarkan kapal MT Queen Majesty sudah berada di perairan pelabuhan TBBM Tuban sekitar pukul 10.15 WIB. Selanjutnya, tim evakuasi menyusun proses penjemputan nelayan dari kapal.

"Laporan sementara semua nelayan kondisinya sehat," jelasnya.

Lebih lanjut, saat ini petugas gabungan telah melakukan proses evakuasi nelayan yang masih berada di dalam kapal. Setelah dievakuasi, para nelayan itu selanjutnya dilakukan pemeriksaan guna memastikan kesehatan mereka.

"Setelah mereka tiba akan diperiksa kesehatannya dan menjalani tes GeNose," imbuhnya.

Adapun nelayan yang menjadi korban kapal karam KM Bintang Jaya Mandiri yakni, Ramin, Nono Cahyono, Sugeng Apriana, Agus Gunawan, Rasvadi, Candra Suraya, Dede Sumantri, Didi, Agus, Sarma, Seful, dan Caswanto dari Kabupaten Indramayu. Sedangkan, Supriyanto, Jurnalis, dan Slamet Sanuri dari Kabupaten Brebes. Terakhir, Rio Prabowo dari Kabupaten Subang. (gun/ns)

VIDEO TERKAIT

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Rabu, 12 Mei 2021 04:55 WIB
Oleh: Dahlan Iskan --- YANG saya bicarakan ini adalah listrik untuk usaha. Untuk bisnis –perdagangan dan terutama industri.Bukan listrik untuk rumah tangga.Amerika Serikat mendapatkan sumber utama listrik dari gas yang murah. Tiongkok dari ten...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...