Kamis, 29 Juli 2021 11:37

Triwulan Pertama, Bandara Juanda Layani 1,2 Juta Penumpang

Kamis, 15 April 2021 16:25 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Indrayadi
Triwulan Pertama, Bandara Juanda Layani 1,2 Juta Penumpang
Suasana calon penumpang di Bandara Juanda. (foto: ist)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Menutup triwulan I tahun 2021, Bandar Udara Internasional Juanda tercatat telah melayani 1.265.192 penumpang. Sebanyak 50,43 persen didominasi penumpang datang atau sejumlah 637.997 penumpang, sedangkan untuk penumpang berangkat sebanyak 49,97 persen dengan jumlah 627.195 penumpang. Tren positif peningkatan jumlah penumpang, pesawat, dan kargo terjadi pada bulan Maret.

General Manager Bandar Udara Internasional Juanda Kicky Salvachdie menyampaikan, bulan Maret total jumlah penumpang yang telah dilayani sebanyak 496.905 orang atau meningkat sebesar 42,8 persen jika dibandingkan Februari yang sebanyak 347.992 penumpang. Sedangkan Januari jumlah penumpang sebanyak 420.295 penumpang.

"Peningkatan jumlah penumpang pada bulan Maret kami prediksi salah satunya dikarenakan adanya momen libur hari besar keagamaan. Kami merasa kepercayaan publik juga tumbuh seiring dengan kegiatan vaksinasi yang dijalankan," ujarnya.

Dia menambahkan, jumlah penumpang yang dilayani masih didominasi penumpang penerbangan domestik. Sedangkan penerbangan internasional masih terbatas melayani untuk penerbangan repatriasi sesuai Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia, sehingga jumlah penumpang dan pesawat secara keseluruhan belum kembali seperti sebelum masa pandemi.

BACA JUGA : 

Peniadaan Mudik Lebaran, Bandara Juanda Kurangi Jam Operasional

Siapkan 11 Mesin, Bandara Juanda Terapkan Tes GeNose C-19 Mulai 1 April

Bandara Juanda Catat Kenaikan 11 Persen Jumlah Penumpang

​33 Ribu Baby Lobster Ilegal di Bandara Juanda Berhasil Diamankan

"Meski begitu, selama Januari hingga Maret jumlah penumpang internasional menunjukan pertumbuhan, di mana pada bulan Maret jumlahnya tercatat sebanyak 10.749 penumpang atau meningkat 59,4 persen dibandingkan Februari sebanyak 6.740 penumpang. Kenaikan jumlah penumpang internasional di bulan Maret diprediksi karena berdekatan. Penerbangan internasional juga didominasi oleh penumpang yang datang," tambahnya.

Terkait layanan di masa pandemi, Kicky menjelaskan bahwa sejak 1 April 2021 telah tersedia layanan tes GeNose C19 di Bandara Juanda. Hal itu sesuai Surat Edaran Ketua Satgas Covid-19 Nomor 12 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Masa Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) bahwa mulai 1 April 2021, calon penumpang pesawat udara bisa menggunakan tes GeNose C19 sebagai syarat naik transportasi udara di masa pandemi Covid-19 selain PCR dan rapid antigen.

Oleh karenanya, untuk memudahkan calon penumpang pesawat udara, Bandar Udara Internasional Juanda telah menyediakan fasilitas layanan tes GeNose C19. Layanan tes GeNose C19 terletak di lobby terminal 1 (T1) yang baru dan buka setiap hari mulai pukul 11.00 WIB hingga 19.00 WIB dengan biaya 40 ribu rupiah.

Sementara itu, terkait persiapan layanan Bandara Juanda menyambut kebijakan peniadaan mudik hari raya, Kicky menjelaskan bahwa pada prinsipnya pihaknya selaku pengelola bandara mendukung kebijakan pemerintah yang bertujuan sebagai upaya pengendalian penyebaran Covid-19.

Pemerintah melalui satgas penanganan Covid-19 telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah yang oleh Kementerian Perhubungan telah ditindaklanjuti dengan menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idulfitri 1442 H/Tahun 2021 Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

"Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan, memang pelarangan berlaku bagi angkutan niaga dan bukan niaga. Namun, masih dimungkinkan ada penerbangan yang dikecualikan, sehingga secara operasional kami tetap akan melayani penerbangan yang termasuk dikecualikan sesuai Peraturan Menteri Perhubungan tersebut, yakni penerbangan pimpinan lembaga tinggi dan tamu kenegaraan, penerbangan khusus repatriasi, penerbangan yang berhubungan dengan operasional penegakan hukum, ketertiban, dan pelayanan darurat, angkutan kargo, serta operasional angkutan udara perintis operasional lainnya dengan seizin dari Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub," tukasnya. (dra/zar)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...