Kamis, 13 Mei 2021 06:47

Antisipasi Pemudik yang 'Curi Start', Posko PPKM Mikro Kota Blitar Diminta Aktif Mendata Pendatang

Selasa, 13 April 2021 14:50 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Antisipasi Pemudik yang
Wali Kota Blitar, Santoso.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota Blitar mengantisipasi kemungkinan kedatangan pemudik. Utamanya bagi mereka yang mencuri start untuk pulang kampung ke Kota Blitar.

Untuk mengantisipasi segala kemungkinan itu, Wali Kota Blitar Santoso meminta posko-posko yang terbentuk selama pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro melakukan pemantauan terhadap pendatang di wilayahnya masing-masing.

"Prinsipnya kita ikuti aturan pemerintah pusat. Namun untuk mengantisipasi segala kemungkinan, kami minta posko di tingkat RW selalu memonitor tamu yang hadir di wilayahnya," ujar Santoso, Selasa (13/4/2021).

Selain mendata dan memantau pendatang, Posko PPKM Mikro di Kota Blitar juga diminta untuk melakukan observasi kepada setiap pemudik yang memasuki wilayahnya. Testing, tracing, dan treatment harus selalu dilaksanakan jika ada indikasi pemudik terpapar Covid-19. Pihak posko harus segera berkoordinasi dengan otoritas kesehatan setempat.

BACA JUGA : 

Wali Kota Pasuruan Izinkan Warganya Takbiran dan Mudik Lebaran, Asalkan...

Hanoman Halau Pengendara di Pos Penyekatan Perbatasan Blitar-Malang

Nekat Mudik ke Kabupaten Blitar, 8 Orang Dikarantina di Posko PPKM Mikro

Tak Sediakan Sarana Pendukung Prokes, Pengelola Toko Pakaian di Kota Blitar Dapat Teguran Petugas

"Biar segera diketahui, kalau ada yang kena (Covid-19) biar cepat tertangani oleh petugas kesehatan," tegasnya

Terpisah, Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setyawan mengatakan, di wilayah Jawa Timur hanya ada tujuh titik penyekatan. Di antaranya Perbatasan gerbang Tol Ngawi - Solo, Perbatasan Ngawi Mantingan - Sragen, Perbatasan Tuban - Rembang, Perbatasan Bojonegoro - Cepu, Perbatasan Magetan - Karanganyar, Perbatasan Pacitan Donorejo - Wonogiri, dan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi - Gilimanuk Bali.

Sementara untuk Kota Blitar dan sebagian Kabupaten Blitar yang menjadi wilayah hukum Polres Blitar Kota, pihaknya masih melihat perkembangan situasi.

"Di wilayah Jatim ada tujuh titik penyekatan. Namun di Kota Blitar kami melihat dulu situasi ke depan, apakah di sini jadi salah satu tujuan utama pemudik. Sementara untuk jalur-jalur tikus, kita antisipasi juga kalau memang ada yang curi start. Akan kita minta mereka putar balik ataupun nanti kita koordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk dilakukan karantina terlebih dahulu," kata Yudhi. (ina/rev)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Rabu, 12 Mei 2021 04:55 WIB
Oleh: Dahlan Iskan --- YANG saya bicarakan ini adalah listrik untuk usaha. Untuk bisnis –perdagangan dan terutama industri.Bukan listrik untuk rumah tangga.Amerika Serikat mendapatkan sumber utama listrik dari gas yang murah. Tiongkok dari ten...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...