Rabu, 12 Mei 2021 02:11

Penggerebekan Pabrik Senjata Api Ilegal di Banyuwangi, Pelaku Belajar Autodidak dari Internet

Sabtu, 10 April 2021 17:56 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Teguh Prayitno
Penggerebekan Pabrik Senjata Api Ilegal di Banyuwangi, Pelaku Belajar Autodidak dari Internet
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko (tengah) dan Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman (kanan) saat rilis pers ungkap kasus penggerebekan industri senjata api, Sabtu (10/4/2021).

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Polresta Banyuwangi berhasil membongkar industri rumahan pembuatan senjata api (senpi) ilegal berbagai model beserta amunisinya. Dalam kasus ini, polisi berhasil mengamankan pembuat sekaligus pembeli senpi ilegal tersebut yakni NM, IPW, AW, dan CS.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, S.I.K. mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal Anggota Reskrim Polresta Banyuwangi melakukan penggerebekan di home industri senpi modifikasi ilegal di Jalan Nusa Indah 57, Desa Boyolangu, Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (2/4/2021).

"Dari penggerebekan itu, petugas mengamankan satu orang tersangka inisial NM (51) yang berperan sebagai pembuat senjata api modifikasi. Dia mengaku belajar membuat senpi secara autodidak yang ia pelajari melalui Internet," kata Kombes Pol Arman saat rilis pers di halaman Mapolresta Banyuwangi yang juga dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta beserta jajarannya, Sabtu (10/4/2021).

Selain berperan sebagai pembuat senpi, kata Arman, tersangka NM juga mengaku sebagai perantara penjualan senpi. Lalu dilakukan pengembangan. Alhasil polisi kembali mengamankan tiga tersangka lainnya.

BACA JUGA : 

H-2 Lebaran, Kakorsabhara Polri Pantau Pos Penyekatan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

Klaster Tarawih di Banyuwangi Jadi 64 Orang, Dusun Yudomulyo Lockdown

Muncul Klaster Tarawih di Banyuwangi, Puluhan Warga Ringintelu Positif Covid-19, 6 Meninggal

Polresta Banyuwangi Salurkan 1.475 Kg Beras Zakat Fitrah

"Di antaranya IPW (48) warga Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali; AW (33) warga Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi; dan satu tersangka lain inisial CS (66) warga Kecamatan Beji Kota, Depok Jawa Barat," bebernya.

Arman menjelaskan, tersangka IPW merupakan pembeli senpi ilegal dari tersangka NM. Dari tersangka IPW, polisi mengamankan barang bukti di antaranya, satu pucuk senpi jenis M-16 modifikasi, satu pucuk senjata Rev modif, CIS kaliber 22 MM, satu senpi jenis FN-Browning, satu senpi laras panjang cis kaliber 22 MM, serta 111 amunisi kaliber 5,55 MM, kaliber 9 MM, dan CIS kaliber 22 MM serta dua magazine M-16 dan magazine FN-Browning.

Sedangkan tersangka AW, lanjut Arman, berperan sebagai pemasok atau penjual 50 amunisi kaliber 9 MM, yang disita dari tersangka NM. Untuk tersangka CS berperan sebagai penjual satu pucuk senpi laras panjang cis kaliber 22 MM yang disita dari tersangka IPW.

"Selain mengamankan para tersangka, kita juga amankan beberapa barang bukti senpi dan amunisi," ungkap dia.

Adapun barang buktinya antara lain, satu senpi modif jenis M-16, satu senpi modif jenis lee-enfield, satu senpi modif M-16 singgle, dua magazine M-16, tiga magazine SS1, 53 amunisi senjata cis kaliber 22 MM, 40 amunisi tajam kaliber 7,62 MM, 160 proyektil CIS, tiga buah peredam dan barang bukti yang lain termasuk alat pembuat senpi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menambahkan, dari pengungkapan ini Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim akan mem-back up penuh pengungkapan senjata api (senpi) yang saat ini ditangani oleh Polresta Banyuwangi.

"Nanti di-back up penuh oleh ditreskrimum polda jatim," tambahnya.

Dari pengungkapan ini, keempat tersangka akan dijerat dengan Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. "Dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara setinggi-tingginya 20 tahun penjara," pungkas Gatot. (guh/rev)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 11 Mei 2021 06:09 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Penangkapan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat mengagetkan banyak pihak. Terutama karena itu terkenal sebagai pengusaha kaya raya. Bahkan mengaku punya 36 perusahaan.Tapi Dahlan Iskan mengaku kaget dan tidak kaget? Kena...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...