Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar (pegang mik) saat menyampaikan sambutan saat acara Verifikasi Lapang Evaluasi Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG). foto: ist.
Untuk itu, dalam verifikasi lapangan ini pihaknya sangat berharap adanya evaluasi, masukan, saran, dan fasilitasi dari tim verifikator evaluasi PUG Kementerian PPA demi perbaikan dan kemajuan pembangunan responsif gender Kota Kediri ke depan yang lebih baik.
Verifikasi lapangan ini dilakukan oleh Kementerian PPA melalui Asdep PUG Bidang Politik dan Hukum (Polkum) Dermawan beserta Tim Verifikator.
Dermawan mengatakan, maksud dan tujuan kegiatan ini untuk melihat lebih dalam data dan informasi tentang pelaksanaan pengarusutamaan gender di wilayah Kota Kediri berdasarkan isian formulir evaluasi.
“Ini semua dengan harapan agar tim memperoleh data dan informasi lebih lengkap, komprehensif, dan objektif, sebagai bahan penyusunan indeks pengarusutamaan gender yang akan dimulai pada tahun 2021 ini,” terangnya.
Penetapan Kota Kediri sebagai salah satu wilayah yang diverifikasi, menurut Dermawan, berdasarkan pada hasil evaluasi sementara yang dilakukan oleh tim.
"Namun demikian perlu ditekankan bahwa proses ini tidak secara otomatis Kota Kediri akan menjadi salah satu calon penerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya tahun 2020. Semua ini tergantung dari hasil verifikasi, validasi, dan konfirmasi terhadap data dan informasi tentang pelaksanaan pengarusutamaan gender di wilayah Kota Kediri," ujar Dermawan.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Ketua DPRD Kota Kediri Firdaus, Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar, Sekretaris Daerah Kota Kediri Bagus Alit, Kepala Barenlitbang Kota Kediri Edi Darmasto, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Lurah Pojok Erly Maya, Satgas PPA, Pusat Studi Gender & Anak (PGSA) IAIN Kediri, HWDI Kota Kediri, Pusat Kajian Wanita Universitas Tribakti, Lab Psikologi UNP, dan LBH Uniska. (uji/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




