Rabu, 12 Mei 2021 18:05

Hindari Kebocoran Data, Dinsos Bangkalan Diminta Selektif Tentukan Penerima Biakes Maskin

Kamis, 01 April 2021 20:13 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Subaidah
Hindari Kebocoran Data, Dinsos Bangkalan Diminta Selektif Tentukan Penerima Biakes Maskin
LSM saat menghadiri undangan rapat bersama anggota Komisi D yang dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Bangkalan di Ruang Rapat Banggar DPRD Bangkalan, Kamis (1/4/2021). (foto: ist)

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Menghindari kebocoran data masyarakat dalam program Pembiayaan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Miskin (Biakes Maskin), Dinas Sosial Bangkalan diminta selektif dalam menentukan penerima bantuan.

Hal ini diungkapkan perwakilan lembaga swadaya masyarakat (LSM) saat menghadiri undangan rapat bersama anggota Komisi D yang dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Bangkalan di Ruang Rapat Banggar DPRD Bangkalan, Kamis (1/4/2021).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan Wibagio Suharta mengatakan, saat ini data masyarakat Bangkalan yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebanyak 254 pasien di tahun 2021.

"Kalau ada masyarakat yang tidak berhak menerima bantuan namun namanya terdaftar, dimungkinkan data mereka sudah masuk pada DTKS. Karena kalau sudah masuk di DTKS kita tidak bisa mengelak," jelas Wibagio.

BACA JUGA : 

Kerja Sama Budi Daya Bibit Kedelai, Bupati Bangkalan Teken MoU dengan Khalifah Incorporation

Polisi Gelar Pemeriksaan Sajam terhadap Peserta Aksi Demonstrasi Pilkades di Bangkalan

Gagal Temui Bupati Bangkalan, Pokmas Dua Desa Janji Akan Geruduk Kantor Pemkab Tiap Jam Kerja

Bupati Bangkalan Serahkan Dokumen Gelar Pahlawan Nasional Syaichona Muhammad Kholil kepada Mensos

Dirinya mengungkapkan bahwa memang ada masyarakat miskin di lingkungan Kabupaten Bangkalan yang belum masuk administrasinya pada DTKS, dikarenakan belum melengkapi dokumen seperti KTP dan KK.

Sesuai petunjuk dari Bupati Bangkalan, lanjutnya, bahwa pihaknya diminta untuk memperbaiki data kemiskinan di Kabupaten Bangkalan. Sebab, Kabupaten Bangkalan menjadi daerah miskin ketiga dari bawah se-Jawa Timur.

"Oleh karena itu, sesuai dengan petunjuk Bupati Bangkalan, kita memperbaiki data, salah satunya melalui data yang ada di DTKS," jelasnya.

Sementara itu, Nurhasan, Ketua Komisi D DPRD Bangkalan berharap agar pertemuan antara LSM dan dinas terkait dapat memberikan solusi terhadap masyarakat yang berhak menerima Pembiayaan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Miskin.

"Harapan kami dalam hal ini, LSM dan OPD dapat memiliki kesamaan persepsi. Sehingga jika ada SLRT yang meninjau masyarakat tersebut miskin atau tidak, dapat berjalan dengan baik," terangnya.

"Selain itu, saya juga mengimbau kepada pihak yang berwenang agar tidak dengan mudah untuk merekomendasikan masyarakat yang tidak semestinya dibantu sesuai kriteria kemiskinan yang ada," pungkasnya. (ida/uzi/zar)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Rabu, 12 Mei 2021 04:55 WIB
Oleh: Dahlan Iskan --- YANG saya bicarakan ini adalah listrik untuk usaha. Untuk bisnis –perdagangan dan terutama industri.Bukan listrik untuk rumah tangga.Amerika Serikat mendapatkan sumber utama listrik dari gas yang murah. Tiongkok dari ten...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...