Rabu, 04 Agustus 2021 22:08

Tuntut Perbaikan Jalan Rusak, Ormas Gaib Perjuangan dan L-KPK Datangi DPRD Kabupaten Pasuruan

Kamis, 25 Maret 2021 15:38 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Ahmad Habibi
Tuntut Perbaikan Jalan Rusak, Ormas Gaib Perjuangan dan L-KPK Datangi DPRD Kabupaten Pasuruan
Belasan orang dari Ormas Gaib Perjuangan dan L-KPK mendatangi Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan, Kamis (25/3/2021). (foto: ist)

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Belasan orang dari Ormas Gaib Perjuangan dan L-KPK (Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi) mendatangi Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan, Kamis (25/3/2021). Kedatangan mereka guna menyampaikan beberapa tuntutan terkait kerusakan jalan kabupaten yang rusak parah akibat dilalui kendaraan bertonase besar.

Ketua Umum Ormas Gaib Perjuangan Dr. Yusuf, S.H., mengatakan bahwa sudah lama jalan tersebut rusak, akan tetapi setelah sekian lama masih belum ada perbaikan dari pemkab. "Jalan kabupaten kelas II di Purwodadi sampai Tutur tepatnya wilayah Ngembal saat ini kondisinya rusak parah lantaran dilalui kendaraan besar," ujarnya.

Dia menerangkan, seharusnya kendaraan yang diperbolehkan melintas di sana adalah kendaraan umum/angkutan barang yang berukuran 2,5 meter dan panjang tak boleh lebih dari 12 meter. "Tapi fakta di lapangan justru yang melintas di sana adalah kendaraan besar dengan muatan rata-rata di atas 24 ton lebih. Dan parahnya lagi kendaraan besar itu mengangkut material tambang," terangnya.

Senada, tuntutan yang sama juga disampaikan oleh Ketua Wilayah L-KPK Choirul Anam (Mas Irul). Dia mengatakan bahwa penyebab rusaknya jalan itu sebagian besar karena dilewati mobil dengan kapasitas berlebih.

BACA JUGA : 

Pansus Akan Panggil Tim Satgas Covid-19 Untuk Beberkan Realisasi Dana Covid-19

Pertanyakan Dana Penanganan Kasus Covid-19 Baru Terpakai 11 Persen, Belasan LSM Luruk DPRD Pasuruan

Keberatan SMPN 2 Bangil Dijadikan Tempat Isolasi, Wali Murid Ajukan Audiensi ke DPRD

Desak Pemkab Segera Cairkan Insentif Nakes, Anggota Komisi IV Dorong Transparansi Anggaran Cukai

“Semua kerusakan jalan itu sebagian besar disebabkan truk besar yang over kapasitas, silakan lihat sendiri kalau sempat. Pemerintah dalam menindak pelanggaran lalu lintas di sana harus lebih tegas,” jelas Mas Irul.

Sementara itu, Ketua Komisi III Saifullah Damanhuri merespons aduan dari Ormas Gaib Perjuangan dan L-KPK tersebut. Dia mengaku akan segera menindaklanjuti dengan memanggil semua pihak, antara lain Dishub, Bina Marga, Satpol PP, Satlantas, dan Polres Pasuruan.

“Kami akan segera panggil OPD terkait untuk membahas kerusakan jalan serta pembuatan rambu-rambu," ujar Politikus PPP tersebut. (adv/bib/par/zar)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Rabu, 04 Agustus 2021 11:59 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*69. Qaala satajidunii in syaa-a allaahu shaabiran walaa a’shii laka amraanDia (Musa) berkata, “Insya Allah akan engkau dapati aku orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam urusan apa pun.”70. ...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...