Rombongan dari Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan saat berkunjung ke Bank Sampah di Kota Malang.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhammad Zaini, memimpin rombongan berkunjung ke Bank Sampah di Kota Malang, Kamis (12/2/2025). Kunjungan ini bertujuan mempelajari sistem pemilahan sampah dan penerapan konsep 3R (Reuse, Reduce, Recycle).
Zaini menegaskan pentingnya keberadaan bank sampah sebagai motor penggerak edukasi persampahan di tingkat RT/RW.
BACA JUGA:
- Sosialisasi Pendidikan Moral Islamiyah, Anggota DPRD Jatim Aida: Pondasi Generasi Muda Berdaya Saing
- Jalan Rusak di Kabupaten Pasuruan Jadi Sorotan Dewan, Wewenang dan Anggaran Dikupas
- Aliansi Poros Tengah Wadul ke DPRD Kabupaten Pasuruan, Tanah Diduga Diserobot Akses Tambang
- Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan Pastikan Aspirasi Warga Jadi Dasar Regulasi
“Kami harap di Kabupaten Pasuruan sampah itu tidak overload,” ujarnya.
Menurut dia, konsep 3R dapat menjadi solusi pengelolaan sampah secara sederhana, murah, dan ramah lingkungan, termasuk pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos.

Politisi PDIP itu mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan segera turun ke lapangan untuk memberikan edukasi, pembinaan, dan pelatihan pemilahan sampah kepada warga.
“Kalau konsep ini berjalan masyarakat akan tidak lagi menyia-nyiakan sampah untuk dibuang sembarangan. Maka dari itu dari pihak DLH harus memberikan pembinaan dan pendampingan secara continue,” paparnya.
Konsep 3R diyakini efektif mengurangi beban TPA sekaligus menghemat sumber daya melalui tindakan sederhana, seperti membawa tas belanja sendiri, menggunakan botol minum isi ulang, dan mengolah sampah organik menjadi kompos. (afa/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




