Akselerasi dan Optimalisasi JIIPE agar Cepat Serap Naker, Bupati Gus Yani Temui Menko Perekonomian

Akselerasi dan Optimalisasi JIIPE agar Cepat Serap Naker, Bupati Gus Yani Temui Menko Perekonomian Bupati Gus Yani (kiri) saat bertemu dengan Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto. foto: ist.

Untuk memacu KEK JIIPE, masih kata Gus Yani, bakal dilakukan pengembangan industri teknologi, metal, kimia, energi, dan logistik. Berdasarkan hasil kajian, KEK JIIPE diproyeksi mampu mendatangkan investasi sekitar US$16,9 miliar atau setara Rp 236,6 triliun.

"Produksi pelaku usaha di JIIPE akan mampu memberikan kontribusi ekspor sebesar US$10,1 miliar per tahun ketika beroperasi penuh. Saya juga sudah baca kajiannya dari berbagai sisi, dengan KEK JIIPE nanti devisa negara juga bisa dihemat karena industri di dalamnya menghasilkan produk substitusi impor untuk industri metal dan kimia," ungkapnya.

"Karenanya, kita kerja keras menjadikan sebagai andalan penghasil devisa melalui kegiatan ekspor, sekaligus penyelamat devisa melalui substitusi impor. Alhamdulillah, Pak Airlangga sangat mendukung pengembangan ekonomi ini," terang alumnus Sarjana Ekonomi lulusan Universitas Airlangga ini.

Tak hanya membahas tentang investasi industri berskala besar yang bakal masuk , Bupati Gus Yani juga menekankan pentingnya tautan dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Saya ingin UMKM dan IKM masuk dalam rantai pasok industri, baik mendukung dari sisi operasional utama pabrik maupun penunjangnya. Konsep ini akan memperluas nilai tambah KEK JIIPE sehingga manfaatnya untuk rakyat juga kian besar. Pak Airlangga Hartarto ingin konsep kerakyatan perpaduan investasi besar dan UMKM-IKM ini dikembangkan," jelasnya.

Gus Yani optimis, KEK JIIPE bisa menjadi salah satu instrumen pemulihan ekonomi . "Growth kita tahun 2019 hanya 4,3 persen. Kena pandemi tambah menurun. Pemulihan ekonomi harus cepat dan tepat kita lakukan," pungkasnya.

Sekadar informasi, kawasan JIIPE di Kecamatan Manyar berdiri di atas lahan seluas 3.000 hektare, yang terdiri atas kawasan industri, pelabuhan umum multifungsi, dan hunian kota mandiri.

Kawasan yang dikembangkan bersama oleh PT Pelindo III dan PT AKR Corporindo Tbk tersebut memiliki pelabuhan laut terdalam di Jatim dengan kedalaman -16 LWS. Sehingga kapal-kapal besar dengan muatan lebih dari 100.000 DWT bisa sandar di kawasan industri tersebut untuk memudahkan proses distribusi barang. (hud/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Viral! Video Manusia Menikahi Kambing di Gresik, Bupati Mengecam: Jahiliyah!':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO