Rabu, 21 April 2021 06:01

​Artono Tagih Janji Dinas PU Sumber Daya Air Jatim Normalisasi Sungai di Tempursari

Kamis, 04 Maret 2021 23:05 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​Artono Tagih Janji Dinas PU Sumber Daya Air Jatim Normalisasi Sungai di Tempursari
Anggota DPRD Jatim dapil V, Ir. Artono (ketiga dari kanan) meninjau kondisi Sungai di Bulurejo, Kecamatan Tempursari yang mengalami pendangkalan. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anggota DPRD Jawa Timur, Artono disambati oleh masyarakat dari 7 desa di wilayah Kecamatan Tempursari. Fakta itu ditemui oleh Artono saat ia melaksanakan reses di Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang.

Menurut Artono, masyarakat menagih janji Dinas PU Sumber Daya Air Jawa Timur untuk menormalisasi sungai yang dangkal. Anggota DPRD Jatim dari daerah pemilihan V ini berharap Dinas PU SDA segera merealisasikan janji normalisasi sungai yang bermuara di Desa Bulurejo tersebut.

"Saya kira harus secepatnya dilakukan normalisasi sungai. Karena sungai mengalami pendangkalan. Dampaknya air sungai tidak bisa tertampung dan menggenangi persawahan warga," tutur Artono, Kamis (4/3/2021).

Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim ini prihatin dengan kondisi yang dialami masyarakat dari 7 desa di Kecamatan Tempursari yang notabene adalah konstituennya. Apalagi, warga mengalami kerugian akibat lahan mereka terendam air, sehingga gagal panen.

BACA JUGA : 

Hari Kartini, Anik Maslachah Sebut Peran Penting Kartini di Era Pandemi

Di Lumajang, Kiai Asep Tawari Beasiswa Anak Suami-Istri yang Meninggal Akibat Tertimpa Batu

Kiai Asep-Gus Barra Buka Bersama Korban Gempa, Sumbang 6 Ton Beras, Mie, Mukena, dan Uang

Diskriminatif ke NU, Pimpinan DPRD Jatim Minta Kamus Sejarah Indonesia Terbitan Kemendikbud Ditarik

Artono akan segera berkoordinasi dengan pimpinan Komisi D yang menjadi mitra PU Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur. Pihaknya berharap kegiatan normalisasi sungai bisa dilaksanakan dalam waktu dekat.

Artono menjelaskan, aliran sungai tersebut berasal dari gabungan sungai-sungai dari Desa Kaliuling, Pundungsari, Tempursari, Tempurejo, Purorejo, Bulurejo, Tegalrejo dan semuanya bermuara di Desa Bulurejo yang seharusnya langsung menuju ke laut.

"Karena ada abrasi air laut sehingga saluran menuju ke laut tertimbun oleh pasir laut, yang mengakibatkan air tidak bisa mengalir sehingga menggenangi lahan pertanian milik warga di 7 desa tersebut. Kerugian yang dialami warga ditaksir mencapai Rp 3 miliar. Ini tentu memprihatinkan," ujar Artono.

Politikus PKS ini memberi apresiasi kepada warga yang secara gotong royong dibantu pihak desa, kecamatan, polsek, dan koramil melakukan penyodetan. Langkah itu dilakukan agar air sungai bisa langsung mengalir ke laut.

Namun proses itu tidak mudah karena harus menggali timbunan pasir yang menutupi lahan di sekitar sungai. Sementara jumlah alat berat sangat terbatas.

"Saya mengapresiasi inisiatif warga bersama muspika melakukan penyodetan sungai menuju laut. Namun ini hanya solusi jangka pendek. Solusi terbaiknya adalah normalisasi pendangkalan yang ada di sebelah timur sungai," kata Artono. (mdr/ian)

​Adu Hebat Tiga Presiden, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (9)
Selasa, 20 April 2021 23:55 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Gus Dur mengajak jalan-jalan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Presiden Prancis Jacques Shirac. Mereka pun naik pesawat terbang. Sambil ngobrol santai, mereka saling mengunggulkan negaranya masing-ma...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 20 April 2021 09:05 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Banyak sekali para tokoh nasional – termasuk para dokter kondang – yang daftar menjadi relawan uji coba fase II Vaksin Nusantara. Tapi Dahlan Iskan tak lolos. Loh, mengapa?Simak tulisan wartawan kondang itu di Dis...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...