Jumat, 23 April 2021 01:13

Kapolda Jatim Canangkan Gerakan Santri Bermasker, Wujudkan Jatim Bebas Covid-19

Kamis, 25 Februari 2021 14:11 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Anatasia Novarina
Kapolda Jatim Canangkan Gerakan Santri Bermasker, Wujudkan Jatim Bebas Covid-19
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta membagikan sebanyak 1.287.000 masker secara simbolis saat me-launching "Gerakan Santri Bermasker".

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta me-launching "Gerakan Santri Bermasker" guna memutus mata rantai Covid-19 di Jawa Timur. Gerakan ini juga didukung oleh para kiai dan ulama serta Forkopimda Jatim, di antaranya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, Pangkoarmada II Laksda TNI I.N.G. Sudihartawan.

Pencanangan Gerakan Santri Bermasker ini berlangsung di Gedung Rupatama Polda Jatim, pada Kamis (24/2/2021). Secara langsung dihadiri oleh KH Agoes Ali Mashuri, perwakilan dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWMU) Jatim, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim, Kementerian Agama (Kemenag) Jatim, serta Pejabat Utama Polda Jatim.

Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh kiai maupun ulama dari seluruh pondok pesantren (Ponpes) di Jawa Timur, dan polres jajaran di seluruh Jawa Timur secara virtual.

Dalam sambutannya, kapolda mengatakan pencanangan Gerakan Santri Bermasker ini merupakan bagian upaya dalam penanganan dan pencegahan wabah Covid-19 di Jatim. Ia yakin dengan jumlah pesatren dan santri di Jawa Timur yang jumlahnya ribuan itu bisa memutus mata rantai Covid-19.

BACA JUGA : 

Ekonomi Jatim Bangkit! Ini Data Detailnya!

7 Titik 8 Rayon Penyekatan Siap Hadang Pemudik Nekat, Gubernur Khofifah Pesan Ini

Diminta Khofifah Desain Masjid Islamic Centre Jatim, Kang Emil Sanggup Desainkan Paling Keren

​Biasakan Tahanan Mengaji, Dittahti Polda Jatim Gelar Tahjil Ramadan

"Kami mempunyai pemikiran bahwa santri akan menjadi basis yang kuat dan penting dalam menghadapi Covid-19," ucapnya Kapolda Jawa Timur pada Launching Pencanangan Gerakan Santri Bermasker.

Dalam acara ini kapolda juga membagikan masker sebanyak 1.287.000 secara simbolis yang diterima oleh perwakilan santri yang mengikuti acara ini.

Tak lupa, Kapolda Jatim mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Jatim, para kiai, ulama, dan santri atas identitas yang telah dibangun selama ini, bersama TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah. Sehingga, kamtibmas di Jawa Timur berjalan kondusif dan baik.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk bermunajat dan berdoa bersama-sama memohon pertolongan kepada tuhan yang maha kuasa, semoga kita semua dapat terbebas dari Covid-19 demi terwujudnya Jawa Timur bangkit dan Indonesia maju," pungkasnya Irjen Nico Afinta dalam sambutannya.

Sementara Gubernur Khofifah juga mengingatkan bahwa penguatan bermasker tetap menjadi bagian utama dari pelaksanaan disiplin protokol kesehatan guna menekan penyebaran Covid-19.

"Hari ini yang dilakukan adalah kembali pada gerakan bermasker untuk para santri, karena memang di Jawa Timur ini pesantren-pesantren dengan jumlah santri ribuan itu cukup besar dan cukup banyak. Dan kegiatan di pesantren banyak hal yang terus terkawal protokol kesehatannya, terutama bagaimana bermasker dengan benar dan menjaga jarak serta mencuci tangan, 3M bahkan, sekarang 5M, ini menjadi bagian yang kita konsolidasikan berseiring dengan proses vaksinasi," papar gubernur. (ana/rev)

​Cendekiawan Muslim tak Tahu Jumlah Juz Al-Quran
Rabu, 21 April 2021 22:01 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 10 ini bercerita tentang seorang menteri yang juga pengurus organisasi cendekiawan muslim. M Mas’ud Adnan - narator anekdot Gus Dur - bercerita bahwa pada akhir kekuasaan ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...