Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara saat di ruang kerjanya. (foto: ist)
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka rencana pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap kedua, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya melakukan berbagai persiapan dan strategi untuk vaksinasi.
Pelaksanaan kali ini diperuntukkan bagi kelompok masyarakat yang memiliki interaksi dan mobilitas yang tinggi tersebar di Kota Pahlawan.
BACA JUGA:
- Surabaya Jalankan Pilot Project Perlinsos Digital, Libatkan Lebih dari 12 Ribu Agen Pendamping
- Dishub Evaluasi Sopir Suroboyo Bus dan Wira-Wiri, Siapkan Sistem Penilaian Penumpang
- Cegah Manipulasi Alamat di SPMB 2026/2027, Surabaya Perkuat Validasi Domisili lewat Cek In Warga
- Dishub Surabaya Tempel Foto Jukir untuk Cegah Penyalahgunaan Identitas
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan, ada beberapa strategi yang telah disiapkan. Di antaranya, yakni pendataan kepada seluruh kelompok masyarakat yang memiliki interaksi dan mobilitas yang tinggi. Selain itu, jajaran pemkot akan menambah fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang disebar di beberapa titik se-Surabaya.
“Untuk itu kami melakukan pendataan tempat umum mana saja yang memungkinkan digunakan untuk penyuntikan vaksin,” kata Febri di ruang kerjanya, Kamis (18/2/2021).
Febri menjelaskan, pada saat proses penyuntikan nanti, tidak hanya digelar di fasyankes saja. Akan tetapi, dilaksanakan pula melalui posko-posko yang bakal didirikan di sekitar lokasi sasaran. Misalnya, pelaksanaan vaksin yang diperuntukkan bagi pedagang di pasar.
“Maka poskonya bisa dibangun di sekitar situ (pasar). Jadi supaya lebih dekat dan tidak mengganggu pekerjaan mereka. Jadi pada saat sudah ada jadwalnya siapa yang mendapatkan prioritas pertama di situ akan kami buat posko,” urainya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




