Para personel Polrestabes Surabaya sedang mengikuti pelatihan tracing dan asesmen di lantai 3 Gedung Satpol PP Kota Surabaya, Rabu (17/2/2021). (foto: ist)
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan pelatihan tracing dan asesmen kepada personel Polrestabes Surabaya di lantai 3 Gedung Satpol PP Kota Surabaya, Rabu (17/2/2021). Hal ini dalam rangka memperluas tim tracing di Kota Surabaya untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Irvan Widyanto mengatakan, demi meningkatkan kapasitas tracing di Kota Surabaya, pihaknya memperluas tim tracing, termasuk kepada anggota TNI dan Polri. Makanya, pada hari ini digelar pelatihan tracing dan asesmen bagi anggota Polrestabes Surabaya.
BACA JUGA:
- Terungkap! Diduga Gelapkan Uang Pinjol Jadi Motif Penusukan Satpam di Graha DST Surabaya
- Ngaku Tak Tahan Nafsu, Pria di Surabaya Tega Setubuhi Putri Kandung yang Berusia 17 Tahun Sejak 2025
- Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat Scamming dan Penyekapan Internasional, 44 WNA Ditangkap
- Geger Temuan Kerangka di Sememi, Tim Inafis Polrestabes Surabaya Lakukan Identifikasi
“Tentunya, makin banyak anggota yang memiliki kemampuan tracing, pasti akan sangat membantu satgas dalam mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini,” kata Irvan di ruang kerjanya.
Selama ini, lanjut Irvan, pelatihan tracing semacam ini sudah diberikan kepada jajaran kelurahan, kecamatan, kasatgas, babinsa, dan bhabinkamtibmas di Surabaya. Bahkan, mereka sudah mendapatkan pelatihan ini dua kali, sehingga tracing di Kota Pahlawan semakin masif. “Melalui cara ini, tentu diharapkan tracing di Surabaya bisa semakin masif,” tegasnya.
Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo mengatakan, ada sekitar 70 personel Polrestabes Surabaya yang mengikuti pelatihan tracing oleh Satgas Covid-19 Surabaya. Sebelumnya, sudah ada sekitar 130 bhabinkamtibmas yang dilatih, sehingga personel yang dilatih kali ini merupakan tambahan dari sebelumnya.
“Jadi, total sudah 200 tim tracing dari Polrestabes Surabaya yang nantinya akan bersinergi dengan jajaran pemkot untuk melakukan tracing di bawah,” tegas Hartoyo.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




