Kamis, 22 April 2021 23:30

Menko PMK Sebut Jumlah Pendonor Plasma Konvalesen Meningkat 4 Kali Lipat

Selasa, 16 Februari 2021 19:19 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Zahrotul Maidah
Menko PMK Sebut Jumlah Pendonor Plasma Konvalesen Meningkat 4 Kali Lipat
Menko PMK mengunjungi kegiatan donor darah & plasma konvalesen di Kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jatim. (foto: ist)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengunjungi kegiatan donor darah dan plasma konvalesen di Kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jatim, Selasa (16/2/2021). Kegiatan tersebut dilakukan PLN bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya.

Muhadjir Effendi menyebutkan, sejak program donor plasma dicanangkan, jumlah donor plasma konvalesen terus meningkat hingga 4 (empat) kali lipat. Hal tersebut dapat menjadi dongkrak untuk meningkatkan angka kesembuhan Covid-19 di Indonesia.

“Alhamdulillah, setelah dicanangkan oleh Bapak Wakil Presiden, sekarang ada kenaikan jumlah donor yang luar biasa. Jumlah pasien yang mengantre untuk mendapatkan donor plasma menurun dan angka kesembuhan untuk pasien gejala sedang mencapai 100 persen,” tutur Muhadjir.

Dirinya berpesan agar program donor plasma konvalesen lebih dimasifkan lagi, utamanya untuk daerah-daerah di luar Kota Surabaya. Surabaya dan DKI Jakarta sendiri menjadi kota dengan jumlah pendonor plasma cukup banyak.

BACA JUGA : 

Bentuk Kepedulian Sesama, Mantan Wakapolres Jombang Donor Darah

Donorkan Plasma Konvalesen, Wawali Surabaya: Demi Kemanusiaan

Lakukan Aksi Kemanusiaan, ​Mantan Kasat Lantas Polresta Sidoarjo dan Rekan Gelar Donor Darah

Sama Tumbuhkan Imunitas, Kenapa Konvalesen Diizinkan, Vaksin Nusantara Tidak?

Untuk diketahui, kegiatan bertajuk “Donor Plasma Konvalesen & Darah Untuk Indonesia Sehat Bersama PLN Group Jawa Timur” merupakan wujud nyata program #PlasmaBUMNuntukIndonesia sekaligus dalam rangka memperingati bulan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) Nasional.

BACA JUGA Kantong Plasma Langka, Menko PMK dan Mensos Tinjau UDD PMI Surabaya

Total 306 orang penyintas Covid-19 menyumbangkan plasma konvalesen dan 120 orang pendonor darah dari berbagai kalangan dalam kegiatan amal ini. Sebelumnya, Kamis (11/2/2021) lalu, para penyintas Covid-19 yang mayoritas adalah pegawai PLN Group Jawa Timur mengikuti tahap pengambilan sampel untuk memastikan kondisi sesuai syarat & kriteria pendonor plasma.

General Manager (GM) PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Nyoman S. Astawa menyampaikan bahwa gerakan donor darah yang digelar PLN dapat membantu memenuhi kebutuhan darah, khususnya plasma konvalesen untuk membantu proses penyembuhan pasien Covid-19.

“Kegiatan ini bentuk kepedulian PLN di tengah kondisi pandemi Covid-19. Selain itu, kerja sama PLN Group Jawa Timur dan PMI Surabaya merupakan bentuk nyata kontribusi dan dukungan terhadap program pemerintah, yakni Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen yang belum lama dicetuskan,” tutur Nyoman.

Pada kesempatan tersebut, Nyoman juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh peserta yang telah bersedia menjadi pendonor.

Usai meninjau pelaksanaan pengambilan sampel donor plasma dan donor darah, Menko PMK bersama GM PLN UID Jatim bergerak menuju kantor PMI Kota Surabaya untuk meninjau kegiatan pengambilan plasma konvalesen.

Di lokasi tersebut, PLN secara simbolis menyerahkan bantuan berupa blood donor chair senilai Rp133 juta kepada PMI Surabaya guna menyokong pelaksanaan kegiatan donor.

BACA JUGA Jumlah Meningkat Tajam, Menko PMK Soroti Upaya Penanganan Limbah Medis di Daerah

Wakil Ketua I PMI Kota Surabaya Tri Siswanto mengapresiasi langkah PLN menggelar kegiatan donor darah dan plasma konvalesen. “Kami sangat mengapresiasi dukungan yang telah diberikan oleh PLN, dan berharap agar kerja sama ini dapat terus ditingkatkan. Dukungan dari berbagai pihak akan membantu kami dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan hal ini sangat penting atas nama kemanusiaan," pungkasnya.

Tampak hadir dan menyapa para pendonor, selain Menko PMK Republik Indonesia Muhadjir Effendy, juga ada Menteri Sosial RI Tri Rismaharini bersama General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim) Nyoman S. Astawa, serta Kadinkes Jatim Herlin Ferliana. (mid/zar)

​Cendekiawan Muslim tak Tahu Jumlah Juz Al-Quran
Rabu, 21 April 2021 22:01 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 10 ini bercerita tentang seorang menteri yang juga pengurus organisasi cendekiawan muslim. M Mas’ud Adnan - narator anekdot Gus Dur - bercerita bahwa pada akhir kekuasaan ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...