Selasa, 20 April 2021 04:41

Pemkab Pasuruan Siap Recofusing Anggaran untuk PPKM Mikro

Senin, 15 Februari 2021 14:44 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Habibi
Pemkab Pasuruan Siap Recofusing Anggaran untuk PPKM Mikro
Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf saat menjalani vaksinasi beberapa waktu lalu.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pemkab Pasuruan siap melakukan refocusing anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) dari Pemerintah Pusat untuk mendukung kebijakan penerapan PPKM Skala Mikro dalam penanganan Covid-19.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengaku sudah mengetahui adanya kebijakan refocusing dari Pemerintah Pusat. "Kita masih menunggu intruksi dari gubernur soal pelaksanaan penyesuaian anggaran. Tapi pada prinsipnya, dana tersebut dipergunakan untuk mendukung pembiayaan program PPKM Mikro," jelasnya.

Untuk diketahui, alokasi DAU yang diterima Pemkab Pasuruan dari Pemerintah Pusat pada 2021 sebesar Rp 1,133 triliun. Dana tersebut sudah diprogram untuk kegiatan belanja langsung dan tidak langsung. Menyikapi adanya kebijakan refocusing untuk penanganan Covid-19, maka kemungkinan ada beberapa kegiatan yang akan ditunda pelaksanaannya karena dianggap bukan prioritas.

Sekadar informasi, Kementerian Keuangan kembali mengeluarkan surat edaran SE-2/PK/2021 tentang penyesuaian penggunaan dana transfer ke daerah untuk penganganan Covid-19. SE tersebut ditujukan kepada seluruh gubernur, kepala daerah, dan kepala desa seluruh Indonesia. Pemerintah daerah diminta melakukan penyesuaian anggaran tahun 2021 guna mendukung pemberlakukan PPKM Mikro.

BACA JUGA : 

Dinilai Tak Prosedural, Persetujuan Perubahan Ketiga Raperda Kabupaten Pasuruan Nomor 6/2015 Ditunda

Tingkatkan Pelayanan, RSUD Bangil Tambah Mesin Hemodealisis Baru

Resmikan Musala Miftakhul Jannah, Wabup Gus Mujib Ajak Masyarakat Gemar Salat Berjamaah

Sering Mogok Sehingga Mengganggu Kinerja, 3 Unit Mobdin Pimpinan DPRD Pasuruan Dikandangkan

Adapun besaran penyesuaian anggaran dana transfer kepada daerah maupun desa sebesar 8 persen dari total penerimaan yang diterima. Dana tersebut selain untuk mendukung penanggulangan Covid-19, juga digunakan untuk pemantauan pelaksanaan vaksinasi dan insentif petugas kesehatan. (bib/par/rev)

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...