Rabu, 21 Agustus 2019 06:33

Luapan Kali Lamong Rendam Puluhan Hektar Sawah di Mojokerto

Sabtu, 14 Februari 2015 17:22 WIB
Editor: Revol
Wartawan: Ahmad Gunadhi
Luapan Kali Lamong Rendam Puluhan Hektar Sawah di Mojokerto
TERENDAM-Begini kondisi Dusun Balong Desa Banyulegi Kecamatan Dawarblandong akibat luapan Kali Lamong. (gunadhi/BangsaOnline.com)

MOJOKERTO (BangsaOnline) - Luapan Kali Lamong tak hanya menghambat denyut aktifitas sebagian warga di Kecamatan Dawarblandong melainkan juga meludeskan puluhan hektar sawah padi. Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto pun melakukan pendataan lahan pertanian yang terkena banjir akibat luapan kali Lamong.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto Sulistiyowati, Jum'at (13/02) mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan berapa luas lahan dan tanaman pertanian yang terkena dampak bajir di wilayah Dawarblandong, karena timnya masih dilakukan pendataan di lapangan untuk mengetahui sejauh mana kerusakan yang terjadi.

Berdasarkan laporan warga, ada puluhan hektar sawah yang ludes, tapi untuk memastikan jumlahnya tim dari dinas pertanian mengkroscek langsung ke lapangan, dan nanti hasil pendataan di lapangan dijadikan dasar untuk melakukan tindakan.

''Kita akan sampaikan berapa hektar yang ludes ini juga untuk data usulan bantuan bagi para petani yang mengalami kerugian,'' jelasnya.

Sementara itu, dapur umum yang didirikan Kamis sore (12/02) di Dusun Balong, Desa Banyulegi, Kecamatan Dawar, akhirnya ditarik. Sebab luapan sungai lamong mulai surut dan warga sudah kembali ke rumahnya.

“Warga yang sebelumnya mengungsi sudah kembali ke rumahnya masing masing,” ujar Saefi, tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Mojokerto.

Seperti diinformasikan, sekitar 26 rumah di Dusun Balong, Desa Banyu Legi, Kecamatan Dawarblandong kebanjiran akibat luapan sungai Lamong. Sebanyak 5 KK sempat diungsikan, karena ketinggian air mencapai 1,5 meter. Meski air sudah mulai surut dan dapur umum juga sudah ditarik, namun masalah baru pun muncul yakni ancaman penyakit kulit dan diare.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto Dr Endang Sri Wulan, Jumat (13/02) mengatakan, tim Dinkes melalui Puskesmas Dawarblandong terus memantau wilayah banjir.

“Ini untuk antisipasi munculnya penyakit dan wabah, dampak banjir luapan sungai Lamong, seperti penyakit kulit dan diare,” cetus Endang.

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...