Respons Wakil Ketua DPRD Gresik soal Pembangunan Kolam Retensi di Balongpanggang

Respons Wakil Ketua DPRD Gresik soal Pembangunan Kolam Retensi di Balongpanggang Paripurna penyampaian visi misi Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2025-2030. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pimpinan DPRD Gresik menanggapi rencana kepala daerah terpilih yang ingin membangun kolam retensi di Kecamatan Balongpanggang untuk menanggulangi banjir luapan Kali Lamong saat rapat paripurna, Senin (3/3/2025).

Wakil Ketua DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim, meminta agar rencana pemerintah daerah setempat kembali membangun kolam retensi setelah pembangunan serupa di Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme, dikaji secara cermat.

"Catatan kritisnya soal rencana pembuatan kolam retensi di Kecamatan Balongpanggang justru apakah kita sudah punya kajian potensi dan problemnya, terkait rencana program dimaksud," ujarnya kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (4/2/2025).

Ia lantas mempertanyakan efektivitas kolam retensi itu dalam menangani banjir akibat luapan Kali Lamong.

"Semua harus pakai kajian yang matang dan logis. Atau menggunakan cara lain, seperti penanggulan (parapet), serta pembuatan sudetan untuk mengurai aliran air saat musim hujan," kata Ketua DPD Golkar Gresik ini.

Apabila pembangunan kolam retensi diwujudkan, ia berharap tidak banyak membebani keuangan dari APBD.

"Bisa saja gratis, Mas, pembuatan kolam retensi itu kalau bisa kita kolaborasikan dengan berbagai pihak," cetusnya.

Sebelumnya, Fandi Akhmad Yani menyatakan bakal kembali membangun kolam retensi yang kedua di Kecamatan Balangpangang. Hal tersebut diutarakan di hadapan pimpinan dan anggota DPRD, serta kepala daerah dari Gerbangkertasusila, saat penyampaian visi-misi kepala daerah.

Lihat juga video 'Viral! Video Manusia Menikahi Kambing di Gresik, Bupati Mengecam: Jahiliyah!':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO