Bupati bersama Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Asluchul Alif meninjau dapur umur korban banjir Kali Lamong di Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng. Foto: Ist
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wabup Asluchul Alif meninjau dapur umum korban banjir luapan Kali Lamong di Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng, pada Sabtu (1/3/2025) malam.
Agenda tersebut dilakukan dalam rangka memantau langsung kebutuhan makanan bagi warga terdampak banjir. Sebelum meninjau dapur umur korban banjir, bupati bersama sejumlah pejabat terkait duduk bersama untuk membahas banjir di kabupaten Gresik dan penanganannya.
BACA JUGA:
- Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan Barang dan Jasa
- Izin PKL Kali Avoor di Driyorejo Gresik Disebut Sudah Kedaluwarsa Lebih dari Belasan Tahun Lalu
- Sekda dan Kepala Disperta Gresik Pensiun, 5 Jabatan Eselon II Kosong
- Usai Tragedi Santri Gantung Diri, Pemkab Gresik Dampingi Psikologis Anak di Ponpes Al-Amin
"Langkah ini kami lakukan karena kami melihat, dan mengantisipasi luapan air Kali Lamong yang masuk ke Kecamatan Benjeng dan Kecamatan Balongpanggang. Apalagi, saat ini curah hujan dua hari berturut-turut sehingga Kali Lamong meluap," ujarnya.
Pemkab Gresik memutuskan mendirikan dapur umum untuk membantu para korban banjir agar tetap berpuasa saat Ramadhan tahun ini.
"Tujuannya untuk bisa membantu masyarakat korban banjir, agar bisa menjalankan ibadah puasa, minimal untuk persiapan sahur nanti malam dan buka untuk esok hari. Kami berharap banjir cepat surut dan tidak terjadi lagi, serta luapan air Kali Lamong bisa terkendali," kata kepala daerah yang akrab disapa Gus Yani itu.
Dalam kesempatan itu, Bupati Yani juga menyampaikan hasil pertemuan dengan jajaran pejabat terkait soal percepatan penanganan banjir luapan Kali Lamong, seperti membangun kolam retensi kedua di Kecamatan Balongpanggang dengan pembebasan lahan.
"Kolam retensi seperti yang dibangun di Cerme, mungkin nanti kita bangun di Kecamatan Balongpanggang," ucap Yani.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




