Selasa, 20 April 2021 04:03

​Gus Fawait, Ikon Pemuda Moderat di Jatim

Senin, 08 Februari 2021 22:00 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​Gus Fawait, Ikon Pemuda Moderat di Jatim
Ahmad Maududi, S.H.I., M.H., Founder Gerakan Pemuda Moderat Nusantara. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Dalam sejarah perjalanan bangsa ini, pemuda selalu memiliki peranan penting. Bisa dibilang tak ada perubahan yang lepas dari peranan pemuda. Mulai revolusi fisik hingga era reformasi. Tak salah kalau istilah agen perubahan disematkan pada pemuda.

Di era kekinian, di tengah derasnya paham trans nasional dan liberal, sosok pemuda moderat menjadi kebutuhan. Sosok pemuda panutan yang bisa menjadi inspirasi bagi pemuda lainnya untuk berbuat hal yang positif untuk bangsa ini.

"Kalau hari ini kita bicara ikon pemuda moderat di Jatim, saya kira Muhammad Fawait (Mufa) orangnya. Di usianya yang hari ini menginjak 33 tahun, beliau telah menunjukkan eksistensi sebagai tokoh pemuda yang menginspirasi banyak anak muda di Jatim," tutur Ahmad Maududi, Founder Gerakan Pemuda Moderat Nusantara (GPMN), Senin (8/2/2021).

Gus Dodi, demikian Ahmad Maududi kerap disapa melanjutkan, Muhammad Fawait yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Jatim dari Fraksi Gerindra, membuktikan dirinya bisa menembus sekat-sekat yang ada di masyarakat. Tak heran kalau di daerah pemilihan Jember dan Lumajang ia bisa meraih suara terbanyak. Ia tak hanya terpilih kedua kalinya sebagai wakil rakyat, tapi Fawait adalah anggota DPRD Jatim dengan perolehan suara terbanyak.

BACA JUGA : 

Diskriminatif ke NU, Pimpinan DPRD Jatim Minta Kamus Sejarah Indonesia Terbitan Kemendikbud Ditarik

Dewan Nilai Pemprov Berhasil Menjaga Iklim Investasi di Jawa Timur

Fraksi Gerindra Kirim 1.000 Sak Semen dan Pasir 20 Truk ke Korban Gempa Malang

Ketua DPW PKS Jatim Takziah dan Gelar Tahlil untuk Korban Meninggal Gempa Malang

Menurut Dodi, perolehan suara rakyat itu adalah bentuk kepercayaan rakyat terhadap Fawait yang dinilai bisa mengemban amanah. Kepercayaan rakyat itu tentu tidak datang begitu saja. Semua berkat kebaikan dan nilai-nilai positif yang telah dilakukan Fawait sejak menjadi wakil rakyat.

"Gus Fawait sebagai anak muda berlatar belakang NU bisa mendapatkan kepercayaan rakyat yang berasal dari berbagai latar belakang. Beliau mendapatkan kepercayaan tidak instan, melalui pengabdian dan kerja nyata. Ini contoh sosok pemuda yang bisa mengimplementasikan muda adalah kekuatan," tegas Pengasuh Ponpes Luhur Al Husna tersebut.

Dodi mengungkapkan, yang luar biasa dari Fawait adalah, ia bukan sekadar memimpin tapi juga membina. Hal itu dibuktikan dengan Laskar Sholawat Nusantara yang ia bentuk.

Dodi menambahkan, Laskar Sholawat ini bukan hanya membumikan sholawat di tengah masyarakat. Tapi juga menjadi organisasi pemberdayaan dan pendampingan ekonomi bagi masyarakat.

"Laskar Sholawat Nusantara adalah bukti Gus Fawait sebagai sosok yang visioner. Ia bukan lagi sebagai tokoh pemuda tapi juga penggerak pemuda," pungkas putera tokoh NU, KH. Ali Maschan Moesa ini. (mdr/ian)

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...