Jumat, 23 April 2021 09:57

​Dua Warga Pengungsi di Tanggul Brantas Jombang Meninggal Dunia, Keduanya Lansia

Senin, 08 Februari 2021 17:51 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Aan Amrulloh
​Dua Warga Pengungsi di Tanggul Brantas Jombang Meninggal Dunia, Keduanya Lansia
Kondisi pengungsian di atas Tanggul Sungai Brantas. (foto: AAN AMRULLOH/ BANGSAONLINE)

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Dua warga pengungsi korban banjir akibat jebolnya Tanggul Sungai Avour Besuk yang berada di Tanggul Sungai Brantas di Desa/Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang meninggal dunia.

Kepala Desa Bandarkedungmulyo Zaenal Arifin membenarkan jika ada dua warganya yang meninggal dunia selama masa pengungsian. Mereka yaitu Zaini (60) dan Ija (80), kedua perempuan tersebut berasal dari Dusun Kedunggabus, Desa Bandarkedungmulyo. Keduanya mempunyai riwayat sakit yang sudah lama.

"Zaini meninggal hari Minggu (7/2/2021) kemarin, dengan riwayat sakit stroke yang sudah lama. Kami sempat membawanya ke rumah sakit dan akhirnya meninggal dunia. Beliau sempat dua malam menginap di tenda dengan kondisinya yang sakit-sakitan," ucapnya, Senin (8/2/2021).

"Jadi pihak keluarganya melapor ke kami Minggu pagi, namun sudah dalam kondisi kritis. Kemudian kami dengan ambulans desa langsung membawa ke rumah sakit, untuk mendapat perawatan. Siangnya sekitar pukul 13:00 WIB, meninggal dunia," imbuhnya.

BACA JUGA : 

Bolos Paripurna, Eksekutif Sebut Anggota Dewan Jombang Tak Paham Peraturan

Kecewa Eksekutif Tak Sampaikan LHP BPK, Anggota DPRD Jombang Boikot Paripurna LKPJ

Sekda Buka Rapat Persiapan Gugus Tugas Reforma Agraria Jombang Tahun 2021

Bahan Petasan Meledak Saat Dimasak, Sebuah Rumah di Jombang Hancur, Satu Orang Meninggal

Satu warga lagi yang meninggal, lanjut Kades Bandarkedungmulyo, juga mengalami hal yang sama. Karena sakit yang sudah lama dan dibawa ke rumah sakit yang akhirnya meninggal dunia.

"Yang satunya sama, beliau juga sakit lama, dan dibawa ke rumah sakit, dan meninggal di rumah sakit pada tadi pagi," ungkapnya.

Disebutkan Kades Bandarkedungmulyo, warga yang mengungsi di Tanggul Brantas ada sebanyak 2.000 orang lebih yang merupakan pengungsi dari dua dusun, yakni Dusun Bandarkedungmulyo dan Dusun Kedunggabus. Saat ini, untuk pengungsi di tanggul tidak ada lagi lansia dan anak-anak, semua pengungsi kebanyakan laki-laki.

"Rata-rata orang laki-laki untuk menjaga harta benda dan segala macam. Dan kedua, gak ada lagi wanita tua, ibu-ibu lansia, itu semua yang di tanggul tinggal yang muda-muda. Sedangkan pengungsi yang sakit saat ini sudah dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan," pungkasnya.

Hingga hari ini, kondisi banjir yang melanda Desa Bandarkedungmulyo akibat jebolnya Tanggul Sungai Avour Besuk sudah berangsur surut. Namun, para pengungsi masih belum bisa pulang ke rumahnya masing-masing lantaran masih ada beberapa titik yang debit airnya masih tinggi. (aan/zar)

BJ Habibie juga Kalah dengan Orang Madura
Jumat, 23 April 2021 00:41 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ternyata tidak hanya Gus Dur yang kalah dengan orang Madura (Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (6). BJ Habibie juga kalah dengan Orang Madura. Dalam Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan edisi ke-11, M Mas’ud Adnan – sang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Jumat, 23 April 2021 06:48 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...