Kamis, 17 Juni 2021 12:13

​Bupati-Walikota Hasil Pilkada 2020 Jabat hanya 3 Tahun, karena 2024 Pemilu Serentak?

Jumat, 15 Januari 2021 15:25 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Nanang Fachrurrozi
​Bupati-Walikota Hasil Pilkada 2020 Jabat hanya 3 Tahun, karena 2024 Pemilu Serentak?
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, Choirul Anam. foto: ist/ bangsaonline.com

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wacana Pemilu Serentak yang akan digelar pada 2024 terus menjadi perhatian publik. Pemilu serentak adalah menggelar pemilihan presiden (pilpres), pemilihan gubernur (pilgub), pemilihan bupati (pilbup), pemilihan wali kota (pilwali), dan pemilihan legislatif (pileg) - meliputi DPR RI, DPRD tingkat I dan DPRD tingkat II - dalam satu waktu secara bersamaan.

Konsekuensinya, para bupati dan wali kota yang terpilih dalam pilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 hanya menjabat 3 tahun karena pada 2014 harus pilkada serentak.

Benarkah? BANGSAONLINE.com mencoba konfirmasi pada Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur Choirul Anam.

Apa jawabannya? "Jek rencana kabeh kuwi mas e (Masih rencana semua itu Mas). RUU Pemilu masih dalam pembahasan. Wacana itu sedang dibicarakan antara pemerintah dan DPR RI. Bab kuwi urusane wong ndukur-ndukur mas e (Masalah itu urusannya orang-orang atas Mas)," kata Choirul Anam yang alumnus Unesa melalui WhatsApp (WA).

BACA JUGA : 

Songsong Pilpres 2024, Golkar Jatim: Airlangga Berpotensi Besar Menang jika Maju Capres

Persiapan Pemilu Serentak 2024, Bawaslu Kota Surabaya Dikunjungi Komisi II DPR RI

​Konvensi Capres NU 2024, Cak Imin Tak Bisa Lagi Klaim Capres NU Sendirian

Pemerhati Politik: Jangan Gegabah Ubah Dapil, Banyak Hal Harus Dipertimbangkan Sesuai Undang-Undang

Hingga kini publik memang masih bingung. Sebelumnya, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra mengatakan, ada kemungkinan pilkada serentak yang semula akan digelar di 2024 diundur menjadi 2027.

Ilham yang kini menjabat Plh Ketua KPU menggantikan Arif Budiman menyatakan bahwa pengunduran keserentakan pilkada bukan diusulkan oleh KPU. Wacana tersebut juga masih berupa gagasan yang baru akan dibahas DPR dan pemerintah untuk dituangkan menjadi undang-undang. 

(Ilham Saputra. foto: CNN Indonesia)

Menurut dia, seperti dikutip CNN, wacana itu saat ini sedang digodok oleh pemerintah dan DPR RI dalam proses revisi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

"Sepertinya akan diundur lagi pilkada dan pemilu serentaknya pada 2027," kata Ilham dalam Seminar Nasional "Mewujudkan Kualitas Pilkada Serentak Tahun 2020 di Era New Normal", Selasa (23/6/2020).

Seperti dilansir CNN, Indonesia memang memiliki rencana besar untuk menyerentakkan seluruh pemilihan umum. Dan ini sudah dimulai lewat Pilkada Serentak 2015 dengan menyerentakkan pemilihan di 269 daerah. Kemudian dilanjutkan dengan 101 daerah pada Pilkada 2017, dan 171 daerah pada Pilkada 2018.

"Saat ini DPR dan pemerintah sedang menggagas, merencanakan, atau merancang undang-undang bagaimana format pilkada dan pemilu yang kemudian tepat untuk kita semua," ucapnya.

Berdasarkan UU Pilkada, Pilkada Serentak 2020 akan jadi gelaran terakhir sebelum Pemilu Serentak 2024. Kepala daerah yang terpilih dalam Pilkada 2020 hanya akan menjabat hingga 2024.

Sementara daerah yang seharusnya menggelar pilkada pada 2022 dan 2023, akan digeser ke tahun 2024. Untuk mengisi kekosongan jabatan kepala daerah hingga 2024, pemerintah akan menunjuk pelaksana tugas dari jabatan pimpinan tinggi madya.

Kemudian pada tahun 2024, rencananya Indonesia untuk pertama kali akan menyerentakkan pilpres, pileg, dan pilkada. (nf)

Soal Anggaran Menhan untuk Alutsista Rp 1.700 Triliun, Ini Komentar Kiai Asep
Kamis, 17 Juni 2021 00:22 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Heboh anggaran untuk membeli Alutsista sebesar Rp 1.700 Triliun membuat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terus mendapat sorotan publik. Padahal, menurut Prabowo, master plan atau grand design itu permintaan ...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Kamis, 17 Juni 2021 05:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Di Indonesia, terutama di Bangkalan dan Kudus, Covid-19 mengganas. Ratusan orang meninggal dunia.Tapi di belahan dunia lain Covid-19 justru lenyap. Inilah yang terjadi di California. Warganya pun berpesta. Pesta merdeka Cov...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...