Senin, 01 Maret 2021 14:24

​Meski Tak Terapkan PPKM, Masyarakat Tuban Tetap Patuhi Prokes

Senin, 11 Januari 2021 18:35 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Gunawan Wihandono
​Meski Tak Terapkan PPKM, Masyarakat Tuban Tetap Patuhi Prokes
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tuban Endah Nurul Qomariyati. (foto: ist)

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban tidak termasuk wilayah yang diwajibkan untuk menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Namun begitu, masyarakat Kabupaten Tuban diminta tetap waspada dan selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) saat beraktivitas.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tuban Endah Nurul Qomariyati kepada BANGSAONLINE.com, Senin (11/1/2021).

"Meski tidak termasuk daerah yang diwajibkan PPKM, Satgas Covid-19 semua tingkatan konsisten melakukan pencegahan dan penanggulangan," ujar Endah.

Langkah tersebut di antaranya mengoptimalkan kegiatan penyuluhan berupa Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE), serta penegakan protokol kesehatan sesuai dengan Perbup Tuban Nomor 65 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19.

"Satgas juga akan memperketat pemberian izin rekomendasi kegiatan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Sekretaris Dinas Kesehatan Tuban itu menjelaskan, PPKM membatasi beberapa kegiatan masyarakat yang berisiko tinggi terjadinya penularan. Pembatasan tersebut mencakup tempat kerja, rumah makan, sekolah, pertokoan.

"Dengan mengurangi kegiatan yang berisiko tinggi, diharapkan kejadian transmisi bisa dikurangi dan tambahan pasien terkonfirmasi positif bisa ditekan," tuturnya.

Selanjutnya, pihaknya mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dan saling mengingatkan mengenai disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, dan Menjaga Jarak) guna mencegah penularan Covid-19. Selain itu, mengurangi aktivitas di luar rumah untuk kegiatan yang tidak mendesak.

"Tempat paling aman adalah di rumah, bepergian dilakukan hanya bila benar-benar diperlukan," sambungnya. (gun/zar)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Senin, 01 Maret 2021 08:13 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.COM – Ternyata banyak sekali putra Indonesia yang punya potensi unggul. Di berbagai bidang. Termasuk penemuan tes Covid-19. Dalam tulisan edisi Senin, 1 Maret 2021, ini Dahlan Iskan mengangkat tentang I-Nose, hasil p...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...