Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya saat melepas 2.650 ekor domba dari Koperasi Peternak Indonesia Cita Berdikari Surabaya dengan tujuan Brunei Darussalam di Terminal 1 Kargo Bandara Juanda Sidoarjo, Senin (21/12). foto: ist/ bangsaonline.com
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya melepas 2.650 ekor domba dari Koperasi Peternak Indonesia Cita Berdikari Surabaya dengan tujuan Brunei Darussalam di Terminal 1 Kargo Bandara Juanda Sidoarjo, Senin (21/12).
Sebanyak 2.650 ekor domba tersebut diberangkatkan melalui beberapa kali penerbangan. Domba-domba yang diekspor tersebut berasal dari beberapa daerah di Jatim seperti Tuban dan Lamongan. Di mana setiap ekor domba tersebut memiliki berat hidup antara 25-35 kg.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada Koperasi Peternak Indonesia Cita Berdikari yang mampu melakukan ekspor hingga ke mancanegara seperti Brunei Darussalam dan Dubai (Uni Emirat Arab).
“Ekspor ini merupakan prestasi luar biasa di mana koperasi peternak dari Jatim mampu menembus pasar internasional. Terlebih sudah ada permintaan dari beberapa negara lain khususnya Timur Tengah,” katanya.
Tidak hanya itu, Khofifah juga mengapresiasi Koperasi Peternak Indonesia Cita Berdikari yang memberdayakan unskilled labour dan kaum perempuan dalam proses ternak domba. Apalagi, pakan domba ini berupa konsentrat sehingga memudahkan dalam proses perawatannya.
“Ini harapan baru dimana peternak domba di Jatim ini kebanyakan pelakunya adalah ibu-ibu karena domba dan kambing ini mengurusnya tidak terlalu berat, dan makanannya juga konsentrat. Para peternak ini nantinya akan dipandu dengan pelatihan-pelatihan bagi mereka supaya skill-nya bisa meningkat lebih tinggi khususnya untuk akses ekspor,” katanya.
Pada Tahun 2019, jumlah Populasi Domba di Jatim sebanyak 1.382.418 ekor yang berkontribusi terhadap nasional sebesar 8%. Kemudian jumlah populasi Kambing sebanyak 3.524.898 Ekor, yang berkontribusi terhadap nasional sebesar 19%.
Populasi domba terbanyak di Jawa Timur berasal dari Bojonegoro 181.075 ekor, Tuban 93.841 ekor, Banyuwangi 88.657 ekor, Lamongan 86.417 ekor, serta Jember 81.196 ekor.
Sedangkan populasi kambing terbanyak di Jatim berasal dari Trenggalek 424.558 ekor, Ponorogo 265.377 ekor, Malang 261.546 ekor, Pacitan 217.989 ekor, Tulungagung 200.454 ekor.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




