Kamis, 17 Juni 2021 12:37

​Gandeng Eks Jubir KPK dan Mantan Aktivis ICW, MA Gugat Hasil Pilwali Surabaya 2020

Kamis, 17 Desember 2020 20:43 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​Gandeng Eks Jubir KPK dan Mantan Aktivis ICW, MA Gugat Hasil Pilwali Surabaya 2020
Machfud Arifin didampingi Mujiaman memberikan keterangan kepada wartawan terkait rencana melayangkan permohonan gugatan sengketa Pilwali Surabaya ke MK. foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pasangan nomor urut 2, Machfud Arifin - Mujiaman Sukirno (Maju) menolak hasil Pilwali Surabaya 2020 karena disinyalir banyak kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM). Karena itu, pasangan ini akan melayangkan gugatan sengketa Pilwali Surabaya ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Keseriusan langkah Machfud Arifin (MA) itu ditunjukkan dengan menggandeng eks Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah dan mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW), Donal Fariz sebagai kuasa hukum. Selain itu, ada juga M. Soleh, pengacara asal Surabaya yang berpengalaman beracara di MK.

“Saya akan buktikan (kecurangan Pilwali Surabaya) di MK. Ini perjuangan. Perjuangan belum selesai, belum berakhir. Kita ikuti sampai ke gugatan MK,” tegas Machfud di posko pemenangan, Jl Basuki Rakhmad, Kamis (17/12/20).

Mantan Kapolda Jatim ini menyebut, apa yang diperjuangankan ini adalah bentuk tanggung jawabnya kepada sekitar 451.000 lebih pemilihnya di Pilwali Surabaya.

BACA JUGA : 

​Bawaslu Kota Surabaya Serahkan Laporan Hasil Pengawasan Pilkada 2020 ke Pemkot dan DPRD

​Dilantik Besok Sore, Ini Harapan Warga Surabaya kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baru

​Pascapilkada, Jaman Jatim Evaluasi Pembekuan Jaman Surabaya

MK Tolak Gugatan Yusuf-Riza, KPU Segera Tetapkan Ipuk-Sugirah sebagai Bupati-Wakil Terpilih

“Kita secara kasat mata ingin menguji, mencari kebenaran dalam proses pilwali kemarin,” kata purnawirawan jenderal polisi bintang dua tersebut.

Donal Fariz, kuasa hukum Machfud Arifin - Mujiaman mengungkapkan, pihaknya mendapati sejumlah temuan yang utama dan fundamental terkait kecurangan di Pilwali Surabaya. Donal menyebut adanya mesin birokrasi dan kepentingan alokasi anggaran (APBD) yang menguntungkan pasangan calon tertentu.

Selain itu, ia menyoroti penegakkan hukum atau electorald justice macet selama Pilwali Surabaya. Padahal banyak temuan dan laporan pelanggaran pilwali yang bersifat administrasi hingga pidana pemilu yang tidak ditindaklanjuti dengan cepat dan benar oleh penyelenggara pemilu.

"Akumulasi kecurangan itu membuat pilwali berjalan dengan tidak fair. Dampaknya tentu kepada hasil. Kami yakin perkara ini bisa bergulir di Mahkamah Konstitusi karena ada PMK 6/2020 yang membuka ruang pemeriksaan angka-angka selisih suara tidak lagi di awal dalam proses dismissal," urai Fariz.

Sementara itu, pleno rekapitulasi suara KPU Surabaya menetapkan perolehan suara pasangan nomor urut 1, Eri Cahyadi - Armuji (Erji) 597.540 suara. Sedangkan pasangan nomor urut 2, Machfud Arifin - Mujiaman Sukirno (Maju) 451.794 suara. (mdr/ian)

Soal Anggaran Menhan untuk Alutsista Rp 1.700 Triliun, Ini Komentar Kiai Asep
Kamis, 17 Juni 2021 00:22 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Heboh anggaran untuk membeli Alutsista sebesar Rp 1.700 Triliun membuat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terus mendapat sorotan publik. Padahal, menurut Prabowo, master plan atau grand design itu permintaan ...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Kamis, 17 Juni 2021 05:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Di Indonesia, terutama di Bangkalan dan Kudus, Covid-19 mengganas. Ratusan orang meninggal dunia.Tapi di belahan dunia lain Covid-19 justru lenyap. Inilah yang terjadi di California. Warganya pun berpesta. Pesta merdeka Cov...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...