Selasa, 26 Januari 2021 19:40

Meski Kuliah Sambil Kerja, Nadofah Berhasil Menjadi Lulusan IPK Tertinggi Magister Ilmu Ekonomi UTM

Selasa, 01 Desember 2020 13:00 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Fauzi
Meski Kuliah Sambil Kerja, Nadofah Berhasil Menjadi Lulusan IPK Tertinggi Magister Ilmu Ekonomi UTM
Nadofah bersama sang ibunda berfoto di aula tempat wisuda UTM. foto: FAUZI/ BANGSAONLINE

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Tak mudah untuk bisa tetap fokus kuliah sambil bekerja. Namun, hal itu tak menjadi halangan bagi Nadofah. Berkat keyakinan dan komitmen menyelesaikan pendidikan, Nadofah berhasil menjadi lulusan terbaik dengan IPK tertinggi 3.97 di Program Magister Ilmu Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura (UTM).

Prestasi yang diraihnya ini tak luput dari kerja keras dan doa yang dilantunkannya untuk menyelesaikan kuliah. Walaupun dirinya saat ini sembari berkarir di Bappeda Jawa Timur untuk membiayai kuliahnya.

"Alhamdulillah, berkat doa dan restu ibu, saya bisa lulus dan mendapatkan predikat terbaik dengan IPK tertinggi di program magister ini. Selain itu, saya juga ucapkan terima kasih kepada para dosen yang telah membimbing saya. Khususnya Bu Anita yang selalu memberikan semangat kepada saya untuk menyelesaikan kuliah walaupun posisi saya sembari kerja," ungkapnya kepada wartawan BANGSAONLINE.com setelah diwisuda di Gedung Pertemuan Universitas Trunojoyo Madura, Selasa (1/12/2020).

Putri dari pasangan Alm. Jupri dan Sriwulan mengakui tak mudah menyelesaikan studi magisternya ini, lantaran dirinya sambil bekerja.

"Selama kuliah, pasti ada aja ujiannya. Utamanya menjelang tugas akhir. Karena waktu itu sambil kerja, jadi fokusnya terbagi dua. Cuman tetap semangat dan berusaha buat ngerjain tugas akhir di tengah kesibukan dan tekanan pekerjaan. Puji syukur bisa lulus juga dengan berbagai macam perjuangannya," tuturnya.

Selain berprestasi di program magister, Mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan 2016 ini juga sempat menjadi lulusan terbaik tingkat Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura saat menyandang Sarjana Strata 1 dengan IPK tertinggi 3,90.

"Alhamdulillah, saat S1 dulu saya juga menjadi lulusan terbaik se-Fakultas Ekonomi dengan IPK tertinggi 3.90," ungkap Nadofah.

"Kalau untuk biaya kuliah, S1 saya mendapatkan beasiswa bidik misi. Nah, untuk S2 ini saya bayar sendiri. Makanya sambil kerja buat biaya kuliah," tambahnya sambil tersenyum.

Nadofah berharap ilmu yang diperolehnya dapat memberikan kontribusi untuk pembangunan di wilayah Jawa Timur, khususnya Kabupaten Bangkalan.

"Semoga, ilmu yang saya dapat ini bermanfaat dan bisa memberikan kontribusi secara langsung untuk Kabupaten Bangkalan. Karena mimpi saya adalah menjadi Bupati Bangkalan," imbuhnya.

Di sisi lain, Sriwulan, ibunda Nadofah mengaku bangga dengan prestasi yang diraih oleh putri kelimanya ini.

"Saya tidak bisa berkata apa-apa, selain bersyukur dan berterima kasih kepada Allah telah melancarkan segala keinginan anak-anak saya. Apalagi saya hanya sendiri. Bapak mereka sudah tidak ada. Jadi anak anak semuanya berjuang sendiri. Saya hanya bisa bantu doa," ujarnya sambil bergelimang air mata.

"Seperti pesan dari bapak anak-anak, kalau hidup ini harus ikhlas dan sabar. Insyaallah Allah akan memudahkan segala keinginan. Serta saya juga selalu mengingatkan mereka untuk tidak meninggalkan lupa sholat lima waktu, karena Allah tidak tidur, Allah maha pemberi," pungkasnya. (uzi/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...