Rabu, 27 Januari 2021 22:29

Bocah 1 Tahun yang Sempat Hilang di Tempat Wisata Sungai Kalibendo Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 30 November 2020 16:18 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Teguh Prayitno
Bocah 1 Tahun yang Sempat Hilang di Tempat Wisata Sungai Kalibendo Ditemukan Meninggal Dunia
Proses evakuasi korban di Sungai Kalibendo.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Adipati, bocah 1 tahun yang sempat hilang akibat terseret air bah yang menerjang tempat wisata Sungai Kalibendo di Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah, Banyuwangi akhirnya ditemukan, Senin (30/11/2020) pagi.

Balita malang tersebut ditemukan sekitar 1,5 kilometer dari lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi, Eka Muharram mengatakan, tim pencari yang terdiri dari gabungan anggota Satpolairud, Koramil, Polsek, Basarnas, BPBD, dan petugas keamanan perkebunan melanjutkan pencarian setelah sempat dihentikan sementara pada Minggu (29/11/2020) malam kemarin.

“Mulai jam 06.00 pagi tadi kita lakukan penyisiran sepanjang aliran Sungai Kalibendo. Tim pencari dibagi menjadi tiga regu,” kata Eka.

Eka menjelaskan, regu pertama menyisir dari pemandian Kalibendo menuju ke atas sekitar lokasi kejadian, dan regu kedua menyisir dari tempat pemandian Kalibendo menuju ke bawah. "Sedangkan regu ketiga menyisir di sekitar air terjun Jagir," imbuhnya.

Setelah dilakukan pencarian sekitar satu jam, tim regu kedua berhasil menemukan korban sekitar 150 meter dari pemandian Kalibendo. Korban ditemukan tersangkut di bebatuan aliran sungai, dalam kondisi meninggal dunia.

“Jenazah korban ditemukan tersangkut bebatuan di aliran sungai sekitar pukul 07.00 WIB. Sekitar 1,5 kilometer dari tempat kejadian musibah,” ungkapnya.

Selanjutnya, jenazah korban itu pun langsung dievakusai ke RSUD Blambangan dan diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, seorang ibu dan balita di Banyuwangi terseret air bah yang menerjang tempat wisata Sungai Kalibendo di Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Minggu (29/11/2020) sore.

Saat kejadian, korban bersama suami dan tiga anaknya ini sedang asyik bermain air di bawah jembatan ‘sasak jukung’ dekat dengan pabrik cengkeh. Saat itu, di kawasan Kalibendo dan hulu sungai sedang dilanda hujan lebat. Sehingga tanpa diduga, tiba-tiba air bah datang.

Akibatnya, satu keluarga yang merupakan warga Lingkungan Kauman, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi itu pun terseret derasnya arus air bah yang menerjang.

Beruntung sang suami, Wahyu serta dua anak lainnya bernama Kenzi dan Canum berhasil menyelamatkan diri. Namun nahas, sang ibu bernama Linda (33) ditemukan meninggal terseret air bah hingga 200 meter dari lokasi mandi. Sedangkan anaknya yang masih balita bernama Adipati, belum ditemukan. (guh/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...