Selasa, 19 Januari 2021 14:48

Tanya-Jawab Islah: Apakah Sah Ucapan Cerai Suami ke Istri Tak di Depan Sidang PA?

Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
Editor: Redaksi
Tanya-Jawab Islah: Apakah Sah Ucapan Cerai Suami ke Istri Tak di Depan Sidang PA?
Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.

>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<

Pertanyaan:

Assalamualaikum... Bapak, saya mau bertanya. Apakah bapak besedia membantu saya. Begini bapak, saya Ketua KPI (Koalisi Perempuan Indonesia).

Pertanyaan saya ada 3.

1. Seorang perempuan sedang bertengkar dengan suaminya, karena istrinya selingkuh. Istri minta cerai. Kata suami; Iya aku ceraikan kamu di depan anakmu. Apakah itu sudah jatuh talak? Mohon jawaban Bapak.

2. Suami yang sudah beberapa kali mengatakan kepada istri, kakak istrinya, bahkan kepada orang tuanya: "Saya tidak sanggup lagi memikul tanggung jawab. Saya jatuhkan talak kepada istri saya". Apakah sah talak itu? Mohon jawaban dari Bapak.

3. Istri yang mengetik surat kepada suaminya, bahwa suaminyalah yang menjatuhkan talak kepada istrinya dengan alasan yang benar. Bahwa suaminya tidak bertanggung jawab. Sudah lebih 25 tahun suaminya menandatangani surat itu. Karena diminta terus oleh suaminya, kemudian istrinya minta tanda tangan kepada orang tuanya, pamannya, dan perangkat desa. Mohon arahan bapak, apakah itu sah jatuh talaknya? (Ratnawita, Guru SD dari Kota Solok, Sumbar)

Jawaban:

Wa alaikumus salam Wr. Wb.

Jawaban soal 1. Akad nikah adalah transaksi sungguh-sungguh antara laki-perempuan untuk membangun rumah tangga sesuai ketentuan syariat Islam.

Di Indonesia, akad nikah tersebut diperkuat dengan AKTA NIKAH yang diterbitkan oleh KUA tempat berlangsungnya akad, sesuai UU Perkawinan No1/1974.

Karena itu, jika akad nikahnya mengikuti proses dan prosedur hukum seperti di atas, maka AKTA NIKAH tersebut tidak bisa batal, hanya karena kata-kata seperti dalam pertanyaan.

Talak atau cerai hanya bisa jatuh -menurut ketentuan UU- jika diucapkan di Sidang Pengadilan Agama.

Dengan ucapan talak suami pada istri di luar sidang PA, tidak secara otomatis jatuh talak.

Ucapan itu, jika sungguh-sungguh harus diteruskan ke sidang PA. Biasanya, sebelum naik ke PA ada proses mediasi dari dua kelurga istri dan suami.

Secara fiqih (hukum Islam) ucapan talak suami pada istri di manapun bisa jatuh talak satu. Jika masa transisi tidak berlanjut ke PA, pasangan bisa rujuk untuk rukun kembali.

Semoga talak tidak berlanjut. Wallahu a'lam.

Jawaban pertanyaan kedua, intinya sama dengan jawaban di atas. Saya tidak paham pertanyaan ketiga. (*)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...