Rabu, 27 Januari 2021 00:49

Pilkada 2020: Ketua Kapoksi Komisi II DPR RI Ajak Masyarakat Pasuruan Terapkan 4 Pilar Kebangsaan

Minggu, 15 November 2020 10:19 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Ahmad Fuad
Pilkada 2020: Ketua Kapoksi Komisi II DPR RI Ajak Masyarakat Pasuruan Terapkan 4 Pilar Kebangsaan
Ketua Kapoksi (Kelompok Komisi) Komisi II DPR-RI, Aminurokhman saat melakukan pemaparan. (foto: ist)

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Ketua Kapoksi (Kelompok Komisi) Komisi II DPR-RI, Aminurokhman mengajak masyarakat menyikapi pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 secara dewasa dan bijaksana. Menurutnya, empat pilar kebangsaan sudah memberikan rambu-rambunya agar tidak terjadi ekses negatif setelah pilkada usai. Yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika.

"Dibutuhkan kedewasaan berpikir dan kebijakan bertindak dalam menyikapi Pilkada Serentak 2020 agar melahirkan pemimpin berkualitas di daerah. Kuncinya adalah menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar kebangsaan," kata Aminurokhman dalam paparannya saat sosialisasi empat pilar kebangsaan di RM. Kurnia Kota Pasuruan, Sabtu (14/11/2020).

Pak Amin, sapaan akrab Aminurokhman mengingatkan bahwa dalam pilkada, akan selalu diikuti dengan proses pengelompokan masyarakat yang tersegmentasi pada dukungan calon tertentu. Sehingga, pada saat yang sama akan muncul berita-berita hoaks yang sengaja dibuat untuk mendistorsi masing-masing kandidat. Implikasinya masyarakat akan terbelah.

"Jangan sampai dalam kontestasi pilkada yang bertujuan mulia ini harus mengorbankan persatuan dan kesatuan masyarakat. Pilkada harus dipahami sebagai pesta demokrasi yang happy dan tidak ada fitnah, apalagi menyebarkan berita-berita hoaks," tambahnya.

Anggota DPR-RI Fraksi Partai Nasdem dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jatim II (Pasuruan-Probolinggo) ini meminta agar para pasangan calon (paslon) kepala daerah dan para pendukungnya memahami dan menerapkan nilai-nilai empat pilar kebangsaan dalam keseluruhan tahapan, hingga ditetapkannya hasil pilkada. Sehingga pilkada ini dapat melahirkan pemimpin bermutu yang berpihak kepada kepentingan rakyat.

Di hadapan 160 orang peserta sosialisasi empat pilar kebangsaan yang diikuti dari unsur tokoh masyarakat, mahasiswa dan pemuda serta LSM ini, Wali Kota Pasuruan dua periode ini menyebutkan bahwa empat pilar kebangsaan adalah serum antibodi yang mujarab agar kebal dan tidak mudah terprovokasi oleh kelompok yang bertujuan memecah belah bangsa.

"Empat pilar kebangsaan ini adalah benteng sekaligus solusi untuk menjawab seluruh problem kebangsaan, dan menolak segala macam tindakan yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa," pungkasnya. (afa/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...