Senin, 25 Januari 2021 13:55

​Joe Biden Menang, Umat Islam AS Senang

Minggu, 08 November 2020 09:22 WIB
Editor: MMA
​Joe Biden Menang, Umat Islam AS Senang
Joe Biden. foto: AP/Andrew Harnik/CNN

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mau tak mau Donald Trump, calon presiden dari Partai Republik, harus mengakui keunggulan Joe Biden, calon presiden dari Partai Demokrat dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS). Update dari Associated Press (AP) menunjukkan bahwa Biden kini meraih 290 suara elektoral. Ini berarti perolehan suara Biden telah melampaui batas minimal suara sebagai presiden AS, yaitu 270 suara elektoral.

Sementara Donald Trump justru terpuruk di angka 214. Sikap rasis dan urakan Trump tampaknya menjadi salah satu pemicu kegagalan presiden yang dikenal kaya raya itu.

Harus diakui, kebijakan politik rasis dan diskriminatif Trump telah menciptakan pendukung fanatik pada sebagian warga AS, terutama Yahudi. Namun rasisme tak bisa diandalkan untuk meraih simpati secara luas di AS.

Berbeda dengan Trump yang cenderung kekanak-kanakan, jiwa Joe Biden jauh lebih matang sebagai pemimpin. Biden berusaha merangkul semua golongan. Ia menegaskan bahwa dirinya adalah presiden semua rakyat Amerika, baik yang memilih dia maupun yang tidak.

Karena itu umat Islam yang minoritas di AS cenderung memilih Biden ketimbang Trump. Shamsi Ali, Direktur Jamaica Muslim Center, sebuah yayasan di kawasan New York AS, misalnya, merespons positif sosok Biden. Dalam tulisannya yang disebar di media sosial ia mencatat beberapa poin tentang Biden dan Islam.

“Catatan ini juga tidak mengatakan jika Biden itu terbaik, bahkan baik. Tapi dalam menilai sesuatu/seseorang Islam memakai penilain “afdholiyah” (terbaik). Di saat tidak ada yang terbaik, maka Islam memakai metode “akhaffu ad-dhoraraen” (paling sedikit bahayanya),” tulis Shamsi Ali. Di bawah ini tulisan Shamsi Ali yang tersebar di media sosial.

1. Keadilan sosial untuk semua (social justice for all). Ini menjadi perbedaan karakter kedua partai besar Amerika; Demokrat dan Republik.

2. Kesetaraan ras bagi semua manusia (racial equality for all people). Di bawah Trump terjadi rasisme, bahkan kekerasan atas nama rasisme di mana-mana.

3. Kesempatan yang sama untuk semua warga Amerika (equal opportunity for all Americans). Orientasi ekonomi Trump yang memihak mereka yang kaya (kapitalis) menyebabkan mereka yang berekonomi menengah ke bawah tercekik.

4. Penguatan ekonomi bagi minoritas (Economic empowerment for minority). Lingkungan rasisme Trump telah berimbas dalam kepada keadilan perekonomian.

5. Imigrasi dan legalisasi para pendatang (Immigration and path to citizenship). Di bawah Trump kesempatan imigrasi hampir ditutup. Ini bertentangan dengan semangat Amerika sebagai negara immigran.

6. Jaminan kesehatan yang bersifat menyeluruh (Universal healthcare). Salah satu usaha keras Trump adalah mencabut Obama Care yang memberikan jaminan kesehatan kepada puluhan juta orang-orang lemah.

7. Jaminan hak-hak minoritas (minority rights protection). Akan terasa jaminan dan proteksi kepada minoritas. Di bawah Trump minoritas langsung atau tidak merasakan marjinalisasi.

8. Kebebasan beragama untuk semua (religious liberty for all). Slogan kebebasan beragama bagi Trump adalah for White Evangelicals dan kritistian radikal lainnya.

9. Kerja sama internasional dan multilateralisme (global partnership and multilateralism). Trump memutuskan hubungan multilateral dengan banyak organisasi internasional. Termasuk di dalamnya WHO, dan lain-lain.

10. Hubungan yang harmonis antar kelompok masyarakt (communal harmonious relations). Trump telah membangun suasana yang memecah belah masyarakat atas banyak dasar. Salah satunya yang paling menonjol adalah perpecahan ras (racial divide).

11. Memperkecil ruang kelompok putih dan golongan kanan yang ekstrim (suppressing the Radical white Supremacy and extremist Rights Wings). Biden dengan tegas mengutuk White Supremacy. Sementara Trump tidak ingin, bahkan memuji sebagai patriotik.

12. Isu lingkungan dan perubahan iklim (environmental and climate change issues). Sementara Trump keluar dari Climate Change Paris. Climate change dianggap mitos.

13. Harapan penanganan Covid yang profesional (professional handling of the Covid 19 tragedy). Bangsa Amerika adalah bangsa yang paling besar korban Covid. Salah satunya karena kegagalan pemimpin (leadership failure).

Masalah kepribadian dan kepemimpinan (personal and leadership matters). Karakter pribadi Trump yang jauh dari karakter seorang Pemimpin.

Khusus untuk Umat Islam

1. Demokrat dalam sejarahnya lebih bersahabat dan membuka ruang yang sama untuk Komunitas Muslim.

2. Akan segera mencabut aturan Trump “Muslim Ban” atau pelarangan orang-orang Islam masuk Amerika.

3. Berkomunikasi langsung dengan Komunitas Muslim selama Kampanye.

4. Berjanji mengikutkan Komunitas Muslim dalam pemerintahan.

5. Berjanji akan lebih terbuka dan fair (imbang) dalam menyikapi isu Timur Tengah.

Membangun komunikasi dan kerja sama dengan dunia Islam (bukan memakai/memaksa) berdasar mutual interest (kepentingan bersama).

6. Komunitas Muslim merasakan proteksi sistem (kekuasaan).

7. Minimal Islamophobia akan mendapatkan resistensi sistem. Bukan sebaliknya mendapat pembenaran kekuasaan seperti di zaman Trump.

8. Dan lain-lain yang akan ditambahkan pada masanya.

Berbagai keraguan orang tentang Biden, apakah itu karena sejarah perang di Timur Tengah, hubungan dengan China, dan lain-lain akan saya bahas secara detail beberapa hari ke depan.

Udara Dubai, 6 November 2020

Imam/Direktur Jamaica Muslim Center

Presiden Nusantara Foundation

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...