Ulil Abshar Abdalla. Foto: NU Online
JAKARTA, BANGSAONLINE.com – Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla menilai kebijakan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah blunder dan fatal jika mengevakuasi 1.000 warga Gaza Palestina ke Indonesia. Alasannya, mengevakuasi warga Gaza dari tanah kelahirannya ke luar Palestina sama saja dengan mewujudkan mimpi Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu untuk mengusir warga Gaza, Palestina.
Karena itu Gus Ulil – panggilan akrab menantu Gus Mus itu – menilai langkah Prabowo blunder dan fatal.
BACA JUGA:
- Kiai Miftah Bantah Hadang Pesantren Lirboyo Jadi Tuan Rumah Muktamar NU
- Nama Tunggal di SK, Rais Aam Putuskan Lokasi Munas-Konbes NU di Ponpes Alfalah Ploso Kediri
- Teladan dari Ketua PCNU Kota Malang, Gus Is Serahkan Bisyarah Ceramah 5 Tahun untuk NU
- Soroti Muktamar ke-35 NU, Poros Muda NU: Harus Lahirkan Pemimpin Baru Sesuai Harapan Warga Nahdliyin
"Untuk isu ini (evakuasi warga Gaza-Red), saya mengatakan Pak Prabowo blunder, menurut saya itu tidak tepat. Jadi ya apa pun kita harus membantu dengan segala daya upaya untuk tetap membantu bangsa Palestina, terutama warga Gaza tetap di Gaza," kata Gus Ulil usai Halal Bihalal di Lantai 3, Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (10/4/2025).
Dilansir NU Online, menurut Gus Ulil, saat ini perjuangan warga Palestina dalam segi militeristik sudah sangat berat, bahkan terkesan mustahil.
"Perjuangan bangsa Palestina sekarang ini adalah bagaimana mereka tetap ada di Palestina terutama di Gaza. Jangan sampai mereka lari keluar. Makanya proposal-proposal dari pihak mana pun yang ingin merelokasi (mengevakuasi) warga Gaza keluar Palestina, itu akan sama saja bunuh diri bagi bangsa Palestina," tegas tokoh NU yang produktif menulis itu.
Ulil juga menyinggung misi Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Menurut dia, Trump adalah seorang pengusaha properti. Dari latar belakang itu, ia menegaskan bahwa pengosongan Gaza bakal memicu pembangunan tempat penginapan.
"Jadi dia ingin menjadikan Gaza sebagai resort pinggir pantai. Gaza itu pinggir pantai, ingin menjadikan resort pinggir pantai," terang Ulil.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




